PENDAFTARAN

Dosen Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Jadi Invited Speaker Di Konferensi Internasional ICATIS 2026, Paparkan Inovasi AI Untuk Industri Cerdas Berkelanjutan

Bandar Lampung – Dosen Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Berdampak terbaik di Lampung, kembali menorehkan prestasi di tingkat global melalui kiprah salah satu dosen terbaiknya, Dr. Rohmat Indra Borman, M.Kom., yang dipercaya menjadi Invited Speaker dalam ajang International Conference on Advanced Technologies, Innovations, and Science (ICATIS) 2026.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung Gelar PKM Internasional, Perkuat Kompetensi Guru Dan Dosen Melalui Kolaborasi Indonesia – Malaysia

Konferensi internasional bergengsi yang diselenggarakan secara hybrid pada Sabtu, 13 Juni 2026 tersebut menjadi wadah pertemuan para akademisi, peneliti, praktisi, dan pakar teknologi dari berbagai negara untuk berbagi hasil riset, inovasi, serta perkembangan terbaru dalam bidang sains dan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rohmat Indra Borman membawakan materi ilmiah bertajuk “Artificial Intelligence and Computer Vision for Sustainable Smart Industries: Bridging Research, Innovation, and Real-World Impact”. Melalui presentasinya, ia memaparkan berbagai hasil penelitian dan pengembangan teknologi terkini yang berfokus pada penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Computer Vision untuk mendukung pembangunan industri cerdas yang berkelanjutan.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari Smart Agriculture, Intelligent Transportation Systems, Healthcare AI, hingga Artificial Intelligence of Things (AIoT). Berbagai inovasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta keberlanjutan di berbagai sektor kehidupan.

Menurut Rohmat, perkembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini tidak hanya berorientasi pada otomatisasi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Penelitian dan inovasi teknologi harus mampu menjawab tantangan dunia nyata. Artificial Intelligence dan Computer Vision memiliki potensi besar untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di bidang pertanian, kesehatan, transportasi, hingga industri. Karena itu, kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah menjadi sangat penting dalam mengakselerasi implementasi teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya dalam forum tersebut.

ICATIS 2026 dihadiri oleh keynote speaker, peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand. Kehadiran Dr. Rohmat sebagai pembicara undangan menjadi bukti bahwa hasil riset dan inovasi yang dikembangkan Universitas Teknokrat Indonesia mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.

Partisipasi aktif dalam forum global seperti ICATIS juga menjadi sarana strategis untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat kolaborasi penelitian internasional, serta memperkenalkan kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga: Dosen Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Bekali Guru SMAN 15 Bandar Lampung Keterampilan Media Ajar Digital Dan AI

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian yang diraih oleh Dr. Rohmat Indra Borman.

“Kami sangat bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Rohmat Indra Borman sebagai Invited Speaker pada ICATIS 2026. Kehadiran beliau dalam forum internasional ini menunjukkan bahwa kualitas riset dan inovasi yang dihasilkan dosen Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan di tingkat global,” ujar Mahathir.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam membangun budaya akademik yang kuat, mendorong penelitian berkualitas, serta memperluas kolaborasi internasional.

“Kami terus mendorong para dosen untuk aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan terlibat dalam forum-forum akademik internasional. Dengan demikian, kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat semakin luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Mahathir juga menegaskan bahwa keberhasilan dosen tampil di panggung akademik dunia menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, memperkuat budaya riset, dan berani berkompetisi di tingkat internasional.

Keterlibatan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dalam konferensi internasional ini semakin memperkuat posisi kampus sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan teknologi, inovasi, dan transformasi digital di era global.

Dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Topik yang dipresentasikan oleh Dr. Rohmat Indra Borman dalam ICATIS 2026 memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi Smart Agriculture mendukung SDGs Poin 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian berbasis teknologi cerdas.

Selain itu, pengembangan Healthcare AI berkontribusi pada SDGs Poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dan sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan. Inovasi di bidang Artificial Intelligence, Computer Vision, dan AIoT juga mendukung SDGs Poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mempercepat transformasi industri menuju sistem yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.

Sementara itu, penerapan Intelligent Transportation Systems dan teknologi kota cerdas turut mendukung SDGs Poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Melalui kontribusi aktif dosen dalam riset dan forum akademik internasional, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian agenda pembangunan global sekaligus menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Berdampak Terbaik di Lampung tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pengajaran, tetapi juga aktif menghasilkan riset inovatif yang mampu menjawab tantangan masa depan serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.

Baca Juga: Mahasiswa Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Raih Juara I Nasional UI/UX Design, Hadirkan Aplikasi Pariwisata Cerdas Berbasis AI

#DosenBerdampak
#DosenBerprestasi
#DosenTerbaikdiLampung