PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

KAMPUS BERDAMPAK !! Universitas Teknokrat Indonesia Latih Perangkat Pekon Sridadi Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Efisiensi Administrasi dan Pelayanan Publik

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia membekali perangkat Pekon Sridadi, Kabupaten Tanggamus, dengan keterampilan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung digitalisasi administrasi dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berorientasi pada pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: KEREN !! Universitas Teknokrat Indonesia dan Radisson Lampung Kedaton Gelar Career Fest 2026, Buka Peluang Magang bagi Mahasiswa Teknokrat

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi perangkat desa di Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada 17–19 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim PkM dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Teknokrat Indonesia.

Mengusung tema “Pemanfaatan AI untuk Efisiensi Administrasi dan Optimalisasi Layanan Pemerintahan Desa”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan perangkat pekon dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pekerjaan administratif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Melalui pelatihan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia berupaya mendorong percepatan transformasi digital hingga tingkat pemerintahan pekon. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu perangkat desa menjalankan tugas secara lebih efektif, meningkatkan ketepatan pengelolaan informasi, serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan inovasi dan penerapan teknologi, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menawarkan solusi praktis yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat.

Libatkan Dosen dan Mahasiswa Teknologi Informasi

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Dr. Syaiful Ahdan, M.T., dengan anggota tim dosen Jupriyadi, S.Kom., M.T. dan Adi Sucipto, S.Kom., M.T. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi, yakni Riki Ardiansyah, Rizky Akasa Pratama, dan Gilang Amangga Radja.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa menjadi bagian dari upaya Universitas Teknokrat Indonesia dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, pengetahuan dan kompetensi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diterapkan untuk membantu menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan pengabdian, berinteraksi dengan masyarakat, serta berkontribusi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pemerintahan pekon.

Pelatihan AI Disampaikan melalui Materi dan Praktik Langsung

Ketua Program Studi S1 Teknologi Informasi Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Erliyan Redy Susanto, M.Kom., turut hadir dan bertindak sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut.

Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung berbagai kebutuhan administrasi pemerintahan pekon. Materi disampaikan melalui penjelasan teknis dan praktik langsung agar perangkat desa dapat memahami penggunaan AI secara lebih aplikatif.

Pemanfaatan AI diperkenalkan sebagai salah satu alternatif teknologi yang dapat membantu mempercepat penyusunan dokumen administrasi, mendukung pengelolaan data, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan pekerjaan rutin pemerintahan.

Selain efisiensi pekerjaan, penggunaan teknologi tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan pemahaman dan keterampilan digital yang memadai, perangkat pekon diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

Melalui pendekatan berbasis praktik, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai potensi kecerdasan buatan, tetapi juga memperoleh gambaran tentang penerapannya dalam mendukung tata kelola pemerintahan pekon yang lebih modern.

Baca Juga: OPINI DOSEN TEKNOKRAT: Pencak Silat Menuju Olimpiade, Perluas Pengaruh Global dan Perkuat Profesionalisme Kompetisi

Kepala Pekon Sridadi Apresiasi Pelaksanaan Pelatihan

Kepala Pekon Sridadi, Suwandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pelatihan yang diinisiasi oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tersebut.

Menurutnya, materi mengenai pemanfaatan AI memiliki relevansi dengan kebutuhan perangkat pekon dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Penguasaan teknologi diharapkan dapat membantu perangkat pekon memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, pelatihan ini dinilai menjadi salah satu langkah positif dalam meningkatkan kapasitas aparatur pekon, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.

Kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah pekon dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Wakil Rektor: Teknokrat Hadir sebagai Pusat Solusi bagi Masyarakat

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyambut baik pelaksanaan kegiatan PkM yang dilakukan oleh tim Program Studi S1 Teknologi Informasi. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung kemajuan pemerintahan desa.

“Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak terus berkomitmen menyalurkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, khususnya Artificial Intelligence (AI), untuk memberikan dampak positif secara langsung bagi kemajuan desa dan masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Mahathir, pelatihan pemanfaatan AI bagi perangkat Pekon Sridadi merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pelatihan AI untuk perangkat desa di Pekon Sridadi, Wonosobo, Tanggamus, ini adalah bukti nyata bahwa Teknokrat hadir bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi sebagai pusat solusi. Kami ingin perangkat desa melek digital, administrasi menjadi lebih efisien, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan transparan,” katanya.

Ia menambahkan, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat langsung serta mendukung pembangunan daerah.

“Inilah wujud Teknokrat, kampusnya sang juara yang berdampak untuk Lampung dan Indonesia,” tutur Mahathir.

Kontribusi Nyata terhadap Pencapaian SDGs

Pelatihan pemanfaatan AI bagi perangkat Pekon Sridadi juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pertama, SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini mendukung peningkatan literasi digital dan kapasitas perangkat pekon melalui transfer pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kebutuhan administrasi pemerintahan.

Kedua, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi salah satu upaya mendorong inovasi teknologi dalam pengelolaan administrasi dan pengembangan layanan publik yang lebih efisien serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketiga, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Peningkatan kemampuan perangkat pekon dalam memanfaatkan teknologi digital diharapkan dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Keempat, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan Pemerintah Pekon Sridadi memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan pemerintah setempat dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan percepatan pembangunan desa.

Teknologi untuk Desa, Inovasi untuk Indonesia

Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan masyarakat. Pelatihan AI bagi perangkat Pekon Sridadi menjadi bagian dari upaya memperluas literasi digital sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung administrasi dan pelayanan pemerintahan.

Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah pekon diharapkan dapat terus berkembang sehingga pemanfaatan teknologi digital semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong inovasi, Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan, pengembangan teknologi yang aplikatif, serta pengabdian yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas.

Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 Scrabble English Proficiency Awards 2026

#KampusBerdampak
#PengabdianKepadaMasyarakat
#DosenBerdampak
#MahasiswaBerdampak