ID
EN
Melalui kuliah umum bertajuk “Smart Financial, Smart Future”, mahasiswa dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan finansial, investasi yang bijak, serta kewaspadaan terhadap risiko keuangan digital.
Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA) menyelenggarakan kuliah umum literasi keuangan bertajuk “Smart Financial, Smart Future” pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Teknokrat Indonesia ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S-1 Akuntansi sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman finansial generasi muda.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menghadirkan Antoni, Wealth Specialist Bank BCA, sebagai pemateri. Melalui perspektif praktisi industri perbankan, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana, pengambilan keputusan finansial yang bijaksana, serta pembentukan kebiasaan keuangan yang sehat sejak masa perkuliahan.
Sebagai ASEAN’s Best Private University dan perguruan tinggi swasta di luar Pulau Jawa yang mengusung predikat kampus berdampak, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri. Kolaborasi dengan BCA ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mendekatkan mahasiswa pada pengetahuan praktis dan tantangan keuangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema “Smart Financial, Smart Future”, kuliah umum ini menekankan bahwa kecerdasan finansial merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan. Kemampuan mengelola keuangan tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga oleh kecakapan dalam menyusun anggaran, menentukan prioritas kebutuhan, mengendalikan pengeluaran, dan merencanakan tujuan finansial secara bertahap.
Mahasiswa sebagai generasi muda perlu memahami cara mengatur uang secara bertanggung jawab, termasuk membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta mempelajari berbagai instrumen keuangan dan investasi sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Pemahaman tersebut semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital yang membuat layanan keuangan semakin mudah diakses. Di satu sisi, kemudahan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengelola keuangan secara lebih praktis. Namun, di sisi lain, pengguna juga perlu memiliki pengetahuan yang memadai agar dapat mengenali risiko dan menghindari keputusan finansial yang merugikan.
Melalui pemaparan Antoni, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif praktis mengenai perencanaan keuangan yang terstruktur. Materi dari praktisi perbankan ini juga memberikan gambaran tentang pentingnya mempertimbangkan tujuan finansial, kemampuan ekonomi, profil risiko, serta kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang sebelum mengambil keputusan keuangan.
Selain membahas pengelolaan keuangan pribadi, kegiatan ini juga relevan dengan tantangan finansial yang dihadapi generasi muda pada era digital. Kemudahan transaksi melalui berbagai platform keuangan perlu diimbangi dengan sikap kritis, kehati-hatian, dan pemahaman terhadap risiko.
Mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan menilai informasi keuangan secara cermat, memahami konsekuensi pinjaman, serta mengenali potensi penipuan yang memanfaatkan layanan digital. Kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal dan tawaran investasi yang tidak jelas menjadi bagian penting dalam membangun perilaku finansial yang sehat.
Melalui kegiatan literasi keuangan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya mengambil keputusan berdasarkan informasi yang dapat dipercaya, bukan semata-mata mengikuti tren atau dorongan sesaat.
Kebiasaan sederhana, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, menyusun anggaran bulanan, menyisihkan sebagian uang untuk tabungan, serta mempelajari risiko sebelum berinvestasi, dapat menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian finansial.
Dengan pemahaman yang lebih baik, mahasiswa diharapkan mampu mengelola keuangan secara bertanggung jawab selama masa kuliah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kebutuhan setelah lulus.
Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Tri Darma Rosmala Sari, S.E., M.S.Ak., dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan bagi mahasiswa Akuntansi. Menurutnya, penguasaan ilmu akuntansi tidak seharusnya berhenti pada pemahaman teori, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan keuangan, tetapi juga perlu diterapkan dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun pengambilan keputusan profesional.
Pemahaman mengenai perencanaan finansial menjadi pelengkap penting bagi kompetensi akademik mahasiswa. Dengan menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dan praktik dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa dapat mengembangkan pola pikir yang lebih terstruktur dalam mengelola sumber daya keuangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai penerapan prinsip keuangan dalam berbagai situasi. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja, merintis usaha, maupun menyusun rencana finansial secara mandiri.
Kuliah umum bersama praktisi industri perbankan sekaligus memperkaya proses pembelajaran di luar kelas. Interaksi langsung dengan pemateri yang memiliki pengalaman profesional di bidang pengelolaan kekayaan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami perspektif industri dan perkembangan layanan keuangan.
Forum akademik semacam ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa menjadi pembelajar yang lebih aktif, kritis, dan mampu menghubungkan konsep akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas inisiatif HIMA Akuntansi FEB yang berkolaborasi dengan Bank BCA dalam menyelenggarakan kuliah umum literasi keuangan.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan industri menjadi langkah penting untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif HIMA Akuntansi FEB yang menggandeng Bank BCA dalam kuliah umum literasi keuangan ‘Smart Financial, Smart Future’. Ini adalah wujud nyata kampus berdampak yang menghubungkan dunia akademik dengan industri perbankan. Di era digital, mahasiswa tidak cukup hanya cerdas akademik, tetapi harus cerdas finansial. Mampu mengelola anggaran, memahami investasi, dan terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal adalah bekal penting untuk masa depan. Kolaborasi dengan BCA sebagai bank nasional terkemuka ini membuktikan bahwa Teknokrat adalah kampusnya Sang Juara yang menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akuntansi, tetapi juga bijak secara finansial,” ujar Dr. H. Mahathir Muhammad.
Mahathir berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi dengan dunia industri. Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu sesuai bidangnya, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut untuk mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.
Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam menghadirkan pendidikan yang memberikan manfaat nyata, baik melalui penguatan kemampuan akademik maupun pengembangan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi HIMA Akuntansi FEB Universitas Teknokrat Indonesia, penyelenggaraan kuliah umum ini merupakan bentuk kontribusi organisasi mahasiswa dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas hubungan dengan mitra industri serta menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia profesional. Dengan menghadirkan praktisi perbankan, mahasiswa dapat memperoleh perspektif yang melengkapi materi perkuliahan dan memperluas pemahaman mengenai penerapan ilmu akuntansi dalam kehidupan nyata.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin menyadari bahwa kecakapan finansial merupakan bagian penting dari kesiapan menghadapi masa depan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pemahaman teoretis, tetapi juga diterapkan dalam kebiasaan mengelola uang secara disiplin dan bertanggung jawab.
Ke depan, kolaborasi antara organisasi mahasiswa, perguruan tinggi, dan mitra industri diharapkan terus berkembang untuk menghadirkan berbagai program edukasi yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penyelenggaraan kuliah umum “Smart Financial, Smart Future” turut mendukung komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini memperkuat pembelajaran di luar kelas melalui keterlibatan praktisi industri perbankan. Mahasiswa memperoleh wawasan praktis mengenai literasi keuangan yang relevan dengan bidang keilmuan Akuntansi sekaligus mendukung pengembangan kompetensi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan finansial, dan pengenalan risiko layanan keuangan digital dapat membantu mahasiswa membangun kemandirian ekonomi. Kecakapan tersebut juga menjadi bekal untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara bertanggung jawab.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi antara HIMA Akuntansi FEB Universitas Teknokrat Indonesia dan Bank BCA menunjukkan pentingnya kemitraan antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta literasi keuangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman praktis dan kebutuhan masyarakat. Literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting untuk membentuk generasi muda yang lebih mandiri, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!
#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
Comments
LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Teknokrat Futsal Competition 2026 Diikuti 53 Tim se-Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia
[…] Baca Juga: LUAR BIASA !! HIMA Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng BCA, Bekali Mahasiswa Literasi … […]
BERDAMPAK NYATA !! Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Literasi, Numerasi, dan Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 2 Metro – Universitas Teknokrat Indonesia
[…] Baca Juga: LUAR BIASA !! HIMA Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng BCA, Bekali Mahasiswa Literasi … […]