Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pendidikan yang diterapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung. Menurutnya, konsep pendidikan yang mengintegrasikan penguatan karakter, kompetensi akademik, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Apresiasi tersebut disampaikan Nasrullah Yusuf saat menghadiri Open House Calon Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung yang digelar di Kota Baru, Lampung, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para orang tua calon peserta didik Tahun Ajaran 2026/2027.
Open House berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai potensi dan kemampuan para siswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan master of ceremony (MC) yang membawakan acara menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jepang.
Selain itu, para siswa juga menampilkan tari sembah, pembacaan doa, penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka), hingga orasi ilmiah dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, dan Bahasa Arab. Seluruh penampilan tersebut dibawakan secara mandiri oleh para siswa sebagai wujud hasil pembinaan karakter dan pengembangan kompetensi yang diterapkan di sekolah.
Bagi Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, penampilan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pengembangan model pendidikan terintegrasi sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu membentuk generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter, etika, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung, Asis Prasetyo, memaparkan berbagai program unggulan yang menjadi fondasi penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.
Terdapat tujuh fokus utama yang menjadi keunggulan Sekolah Rakyat Terintegrasi, yaitu:
Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, modern, dan berorientasi pada pembentukan generasi masa depan.
Menanggapi pelaksanaan Open House tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi atas inovasi pendidikan yang dikembangkan oleh Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung.
Menurutnya, konsep pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, penguatan karakter, penguasaan bahasa asing, literasi digital, serta pengembangan keterampilan merupakan model yang sangat relevan dalam menghadapi era transformasi teknologi.
“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh jajaran Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 yang menghadirkan sistem pendidikan berorientasi pada pembentukan karakter, kompetensi, dan keterampilan peserta didik. Penampilan siswa dalam berbagai bahasa, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Nasrullah Yusuf.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
“Universitas Teknokrat Indonesia siap mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, transformasi digital, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Sinergi seperti ini menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Pangdam XXI/Radin Inten beserta jajaran, perwakilan Kapolda Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Kota Bandar Lampung, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Forkopimda, kepala dinas sosial kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, pimpinan perbankan, Tim Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga para orang tua calon siswa.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik.
Program digitalisasi pembelajaran, penguatan karakter, lingkungan sekolah yang aman, serta pengembangan keterampilan abad ke-21 juga sejalan dengan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui perluasan akses pendidikan yang merata, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
Universitas Teknokrat Indonesia memandang bahwa sinergi seperti ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, inovatif, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun kemajuan Indonesia di masa depan.