PENDAFTARAN

MEMBANGGAKAN !! Mahasiswi Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Wakili Lampung pada Ajang Putri HijabFluencer Indonesia 2026

Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa berdampak Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Berdampak Terbaik di Lampung. Mahasiswi Program Studi Informatika, Gerilyana Tryo Putri, resmi dipercaya mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Putri HijabFluencer Indonesia 2026 tingkat nasional yang akan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswi Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Raih Juara I Lomba Kreatif Video AI Humas Polda Lampung 2026

Gerilyana, yang akrab disapa Geril, memperoleh kesempatan tersebut setelah berhasil meraih predikat 1st Runner-Up Putri HijabFluencer Lampung 2026. Dengan capaian tersebut, ia ditetapkan sebagai salah satu delegasi utama Lampung 1 yang akan membawa nama Provinsi Lampung pada kompetisi tingkat nasional bersama dua finalis lainnya.

Keikutsertaan Geril tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Teknokrat Indonesia, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengampanyekan nilai-nilai positif di era transformasi digital.

Usung Gerakan #CyberAkhlak untuk Edukasi Literasi Digital

Berbeda dengan sekadar mengikuti ajang pemilihan duta, Geril membawa sebuah gerakan advokasi bertajuk #CyberAkhlak sebagai program utama yang akan diperkenalkannya di tingkat nasional.

Melalui gerakan tersebut, ia berupaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membangun budaya komunikasi yang santun, bertanggung jawab, dan beretika di ruang digital.

Geril menilai perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijaksana. Menurutnya, setiap pengguna internet memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan saling menghormati.

“Melalui advokasi #CyberAkhlak, saya ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam berkomunikasi di media sosial. Harapan saya, gerakan ini mampu membawa perubahan nyata terhadap cara kita berkomentar, berbagi informasi, maupun berinteraksi, baik di dunia maya maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Geril dalam keterangan tertulis.

Turun Langsung ke Sekolah dan Panti Asuhan

Sebagai mahasiswa Informatika, Geril menyadari bahwa literasi digital merupakan salah satu kompetensi penting yang harus diperkenalkan sejak usia dini.

Karena itu, selain aktif memproduksi konten edukatif melalui akun media sosial pribadinya, ia juga melaksanakan kegiatan sosialisasi secara langsung ke berbagai sekolah dan panti asuhan di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Geril memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial yang sehat, bahaya penyebaran informasi palsu, pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi, serta membangun karakter positif di dunia digital.

“Saat ini saya sedang menjalankan gerakan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dan panti asuhan. Target utamanya adalah adik-adik kita karena sebagian besar anak usia sekolah sudah menggunakan gawai. Edukasi sejak dini sangat penting agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak terjerumus pada dampak negatif dunia digital,” jelasnya.

Menurut Geril, pendekatan edukasi secara langsung memberikan ruang interaksi yang lebih baik sehingga peserta dapat memahami pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Mahasiswa Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Borong Tiga Gelar Juara pada NECAC 2026, Buktikan Daya Saing Mahasiswa Teknokrat di Ajang Nasional

Siap Berlaga di Tingkat Nasional

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan panitia nasional, Geril akan mengikuti masa karantina yang diselenggarakan secara luring di Jakarta dan Bandung, mulai 28 Agustus 2026.

Selama masa karantina, para finalis akan mengikuti berbagai pembekalan mengenai kepemimpinan, komunikasi publik, personal branding, advokasi sosial, hingga pengembangan karakter.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan bermuara pada Grand Final Putri HijabFluencer Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026.

Keikutsertaan Geril di tingkat nasional diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan, untuk memanfaatkan teknologi sebagai media edukasi sekaligus membangun pengaruh positif di masyarakat.

Wakil Rektor: Prestasi Mahasiswa Harus Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih Gerilyana Tryo Putri.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia menjadi wakil Provinsi Lampung pada ajang nasional merupakan bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Gerilyana Tryo Putri yang dipercaya mewakili Provinsi Lampung pada ajang Putri HijabFluencer Indonesia 2026. Lebih dari sekadar mengikuti kompetisi, Geril membawa misi edukasi melalui gerakan #CyberAkhlak yang sangat relevan dengan tantangan era digital saat ini. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung mahasiswa untuk berprestasi sekaligus menghadirkan karya dan gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Mahathir Muhammad.

Ia berharap Geril dapat menampilkan performa terbaik selama kompetisi nasional serta membawa nama baik Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional.

Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Gerakan advokasi #CyberAkhlak yang diinisiasi Gerilyana Tryo Putri juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Program tersebut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi literasi digital dan penguatan karakter generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Selain itu, kampanye mengenai etika bermedia sosial turut mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan mendorong terciptanya ruang digital yang aman, inklusif, serta bebas dari ujaran kebencian, perundungan siber, dan penyebaran informasi yang menyesatkan.

Melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat, gerakan ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan sebagai instrumen untuk membangun budaya komunikasi yang lebih positif dan beradab.

Komitmen Mencetak Mahasiswa Berprestasi dan Berdampak

Keikutsertaan Gerilyana Tryo Putri dalam ajang Putri HijabFluencer Indonesia 2026 semakin mempertegas komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi di berbagai bidang, serta menghadirkan inovasi dan gerakan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa di era digital.

Baca Juga: Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak terbaik di Lampung Hadiri KSTI 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Hilirisasi Riset dan Kemandirian Ekonomi Nasional

#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung