PENDAFTARAN

Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung Gelar PKM Internasional, Perkuat Kompetensi Guru Dan Dosen Melalui Kolaborasi Indonesia – Malaysia

Bandar Lampung – Dosen Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang digagas oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Lampung tersebut sukses digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Baca Juga: Dosen Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung, Bekali Guru SMAN 15 Bandar Lampung Keterampilan Media Ajar Digital Dan AI

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan narasumber dari dua negara, yakni Indonesia dan Malaysia. Hadir sebagai pemateri internasional Noor Azlinda Zainal Abidin, M.A. dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Malaysia, serta Dr. Afrianto, M.Hum., dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan dan inovasi pembelajaran bahasa Inggris.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan.

Kegiatan berskala internasional tersebut mendapatkan sambutan positif dari ratusan peserta yang terdiri atas dosen, guru, mahasiswa, serta praktisi pendidikan dari Indonesia dan Malaysia. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif yang berlangsung dinamis.

Dalam pemaparannya, Noor Azlinda Zainal Abidin membagikan berbagai perspektif mengenai praktik pembelajaran dan pengembangan kompetensi pedagogis yang diterapkan di Malaysia. Sementara itu, Dr. Afrianto, M.Hum., menyampaikan berbagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di era digital.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, Raih Juara I Nasional UI/UX Design, Hadirkan Aplikasi Pariwisata Cerdas Berbasis AI

Melalui forum ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan metode pembelajaran, peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan global.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan PKM Internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam membangun kolaborasi global untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami sangat bangga atas terselenggaranya program pengabdian internasional ini. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kompetensi dosen, guru, dan mahasiswa melalui pertukaran pengetahuan serta pengalaman lintas negara,” ujar Mahathir.

Ia menambahkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Berdampak terbaik di Lampung terus mendorong berbagai program internasional yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan, baik di tingkat regional, nasional, maupun global.

“Kolaborasi dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah dan Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap lahir inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan,” tambahnya.

Mahathir juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya BGP Provinsi Lampung, UMPSA Malaysia, dosen, mahasiswa, serta seluruh peserta yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, kerja sama internasional di bidang pendidikan perlu terus diperluas agar dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

“Kami berharap program-program internasional seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak guru, dosen, mahasiswa, dan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan PKM Internasional ini juga menjadi bagian dari upaya Universitas Teknokrat Indonesia dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Selain memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini turut mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia melalui pertukaran gagasan serta praktik-praktik terbaik di bidang pendidikan.

Para peserta mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut, terutama dalam memahami berbagai pendekatan pembelajaran modern yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi.

Dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Berdampak terbaik di Lampung dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kegiatan ini secara langsung mendukung SDGs Poin 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi pedagogis guru, dosen, dan mahasiswa agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan global.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan mitra internasional. Sinergi antara Universitas Teknokrat Indonesia, Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, dan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama lintas institusi dan lintas negara dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui berbagai program internasional yang berkelanjutan, Universitas Teknokrat Indonesia terus mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global, memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas, serta mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat internasional.

Baca Juga: Alumni Berdampak Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia, Sukses Jadi Guru Bersertifikasi dan Pendiri Rumah Cedera Olahraga

#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak