PENDAFTARAN

Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama sebagai kampus swasta terbaik di Provinsi Lampung berdasarkan pemeringkatan terbaru Webometrics edisi Januari 2026. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi UTI sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan di wilayah Sumatra bagian selatan.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 8 Besar Kampus Swasta Terbaik ASEAN Versi AppliedHE 2026

Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menempati posisi teratas, mengungguli sejumlah perguruan tinggi swasta lain di Lampung. Secara berurutan, peringkat di bawah Teknokrat ditempati oleh Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Universitas Tulang Bawang, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Bandar Lampung, Universitas Malahayati, Universitas Muhammadiyah Lampung, Aisyah University, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, serta Universitas Maarif Lampung.

Webometrics sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai kampus berdasarkan visibilitas web, keterbukaan akses informasi akademik, dampak publikasi ilmiah, serta kinerja riset digital melalui situs resmi institusi.

Rektor: Hasil Kerja Kolektif Sivitas Akademika

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, peringkat pertama ini menjadi bukti nyata keseriusan kampus dalam membangun kualitas pendidikan tinggi berbasis teknologi.

“Alhamdulillah, capaian ini semakin menegaskan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik di Lampung. Bahkan, kami optimistis mampu terus meningkatkan reputasi hingga tingkat nasional dan ASEAN,” ujar Nasrullah.

Ia menambahkan, penilaian Webometrics mencerminkan komitmen institusi terhadap transparansi akademik, penguatan publikasi ilmiah, serta pengembangan sistem pendidikan digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Didukung Yayasan dan Seluruh Sivitas Akademika

Nasrullah menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan Yayasan Pendidikan Teknokrat, jajaran pimpinan universitas, para dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan yang secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan reputasi institusi.

“Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Mulai dari dosen yang aktif meneliti dan menulis, mahasiswa yang berprestasi, hingga tenaga kependidikan yang memastikan layanan akademik berjalan optimal,” katanya.

Tantangan Terbesar: Mempertahankan Prestasi

Lebih lanjut, Nasrullah menekankan bahwa mempertahankan capaian justru menjadi tantangan terbesar bagi institusi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen kampus untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi.

“Meraih prestasi itu penting, tetapi mempertahankannya jauh lebih menantang. Kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat riset, serta selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar kampus ini terus melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Perkuat Reputasi Kampus Berbasis Teknologi

Sebagai kampus yang dikenal dengan julukan “Sang Juara”, Universitas Teknokrat Indonesia terus mengembangkan ekosistem akademik berbasis teknologi informasi, riset terapan, dan kolaborasi dengan dunia industri. Berbagai program penguatan literasi digital, publikasi internasional, serta peningkatan kompetensi lulusan menjadi prioritas dalam strategi pengembangan institusi.

Dengan capaian peringkat pertama versi Webometrics 2026 ini, Universitas Teknokrat Indonesia semakin memperkokoh posisinya sebagai kampus swasta unggulan di Provinsi Lampung dan terus melangkah menuju reputasi yang lebih luas di tingkat nasional maupun regional Asia Tenggara.

Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk Daftar Kampus Terbaik Nasional 2025 Versi UniRanks

Peringkat Webometrics 2026

#KampusBerdampak
#MahasiswaBerdampak
#DosenBerdampak