PENDAFTARAN

Universitas Teknokrat Indonesia, Apresiasi Kegiatan KPU Goes To Campus

  • By
  • 30 October

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengadakan acara sosialisasi Pemilu 2024 dan menonton bersama Film Kejar Janji dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di Auditorium Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023.

Kegiatan sosialisasi ini diadakan dalam acara “KPU Goes To Campus” yang dihadiri oleh beberapa pejabat universitas, seperti Wakil Rektor I Bidang Akademik Achmad Yudi Wahyudin, M.Pd., Wakil Rektor Warek III Nadjib Dwi Satria, S.Kom., MT., dan Wakil Rektor IV Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom. Selain itu, hadir juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB Yusra Fernando, S.Kom., M.Kom., serta ratusan mahasiswa terbaik dari kampus-kampus di seluruh Indonesia, termasuk mahasiswa pertukaran.

Baca juga : Satirisme dalam Puisi dan Komedi: Kilasan Melalui Linguistik

Mewakili Rektor UTI, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., Warek I Achmad Yudi Wahyudin juga memimpin ikrar Sumpah Pemuda seperti yang terjadi 95 tahun yang lalu.

Yudi mengungkapkan, universitas sangat mendukung upaya KPU dalam memberikan pengetahuan politik kepada mahasiswa melalui sosialisasi dan menonton bersama.

“Kami dengan senang hati menerima kehadiran KPU. Acara ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa. Kalian, para pemuda, adalah penentu masa depan negara Republik Indonesia, baik dalam bidang ekonomi, bisnis, maupun politik. Ingatlah, pada tahun 2045, kalian akan menjadi calon pemimpin, dan ini adalah proses yang harus dilalui,” kata Yudi.

Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Lampung, Titik Sutriningsih, menjelaskan bahwa kegiatan KPU bersama perguruan tinggi adalah bagian dari program “KPU Goes To Campus” yang bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih muda dalam Pemilu 2024.

Dia menekankan bahwa pemilu adalah cara bagi masyarakat untuk memilih pemimpin dan menentukan arah kepemimpinan negara atau daerah.

Film Kejar Janji, menurut Titik, adalah inisiatif KPU untuk mempromosikan persahabatan, kekeluargaan, dan perdamaian di Indonesia. Film ini merupakan refleksi bagi pemilih agar menjaga pemilu yang damai, walaupun dalam satu keluarga pemilih bisa memiliki pilihan yang berbeda.

Baca juga : Transformasi Digital Sebagai Pilar Pendukung Kesuksesan Organisasi

Titik juga berharap agar pemilih muda tidak memilih golput, memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, bijak dalam menilai berita untuk menghindari hoaks, membangun sikap toleransi, dan menolak politik uang, demi menjaga kedamaian negara, keluarga, dan persahabatan.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Antoniyus Cahyalana, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan materi tentang menjadi pemilih yang bijak dan tidak terpengaruh hoaks sebelum menonton bersama film Kejar Janji.