PENDAFTARAN

Gubernur Lampung Dukung Perubahan Kurikulum SMA/SMK pada Seminar Pendidikan di Universitas Teknokrat

Bandar Lampung, 21 April 2025 — Seminar Pendidikan yang digelar di Universitas Teknokrat Indonesia menjadi panggung penting bagi pembahasan masa depan pendidikan menengah di Provinsi Lampung. Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, serta Ikatan Alumni SMAN 2 Bandar Lampung (IKA Smanda) angkatan 1999.

Melalui sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan seminar ini dan menegaskan pentingnya perubahan kurikulum SMA dan SMK agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Sudah saatnya ruang kelas menjadi tempat yang membangkitkan semangat belajar siswa, bukan hanya sekadar rutinitas. Kurikulum harus mencerminkan kebutuhan zaman yang dinamis, bukan hanya menguji hafalan, tetapi juga mendorong kerja tim dan kreativitas,” ujar Gubernur melalui Kadisdikbud.

Ia juga mendorong dunia usaha untuk berperan aktif sebagai mentor, membuka program magang, hingga menjalin kolaborasi dengan siswa untuk membangun startup bersama.

“Mari kita wujudkan generasi muda Lampung yang tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh di lapangan, mampu berinovasi, dan menjadi pencipta lapangan kerja,” tambahnya.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara ahli, di antaranya:

  • Prof. Abdurrahman dari Universitas Lampung
  • Dina Sartika, Ph.D dari Universitas Padjajaran
  • Dewi Mayang Suri Djausal, MM (anggota DPRD Bandar Lampung dan pelaku usaha)
  • Hendra Putra, Ketua MKKS SMA se-Lampung sekaligus Kepala SMAN 14 Bandar Lampung

Seminar yang diadakan di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf ini turut dihadiri ratusan kepala sekolah dari wilayah Bandar Lampung, Pringsewu, Lampung Selatan, dan Pesawaran, baik secara langsung maupun daring. Mahasiswa Universitas Teknokrat dan siswa dari SMA Pelita Bangsa juga ikut meramaikan kegiatan ini.

Sebagai bentuk penghargaan dalam momen Hari Kartini, Pembina Yayasan Universitas Teknokrat Indonesia, Hj. Hernaini, S.S., M.Pd, memberikan plakat penghargaan kepada dua pembicara perempuan inspiratif, yaitu Dewi Mayang Suri Djausal dan Dina Sartika.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, yang juga Ketua Alumni Smanda Angkatan 1999, menjelaskan bahwa seminar ini menyoroti kompleksitas tantangan di jenjang pendidikan menengah, khususnya dari aspek minat belajar hingga metode pembelajaran yang perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan era digital.

“Teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), YouTube, dan TikTok bisa menjadi peluang maupun tantangan. Ini harus disikapi bijak oleh pendidik agar tidak tertinggal oleh zaman,” tutur Mahathir.

Thomas Amirico juga menegaskan pentingnya langkah-langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung, termasuk dengan mengatasi angka putus sekolah yang masih tinggi.

Seminar ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi nyata antara pemerintah, institusi pendidikan, dan dunia usaha dalam mewujudkan pendidikan yang relevan dan berdaya saing di Provinsi Lampung.