PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

LUAR BIASA !! Mahasiswa dan Alumni Teknokrat Tampil Sebagai International Speaker Dalam Acara International Culturual Exchange Programe 2026

Bawa Kehidupan Kampus, Persatuan Bahasa, Budaya Tapis Lampung, hingga Masa Depan Dunia Kerja Berbasis AI ke Forum Internasional yang Digelar TAR UMT Malaysia

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Berdampak Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional. Tiga mahasiswa dan satu alumni UTI terpilih sebagai International Speaker dalam kegiatan International Online Cultural Exchange Programme 2026 yang diselenggarakan oleh Tunku Abdul Rahman University of Management and Technology (TAR UMT), Malaysia.

Baca Juga: JUARA NASIONAL !! Empat Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Medali Perunggu di KEJURNAS Senior Petanque 2026

Mengusung tema “Connecting Cultures, Inspiring Global Citizens”, program ini menjadi ruang pertukaran budaya dan gagasan yang mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Malaysia, Indonesia, Jepang, dan India. Melalui forum tersebut, para peserta berkesempatan memperkenalkan identitas budaya, pengalaman akademik, serta pemikiran mereka kepada audiens internasional.

Keterlibatan perwakilan Universitas Teknokrat Indonesia dalam kegiatan ini semakin memperkuat komitmen kampus dalam mendorong internasionalisasi pendidikan, memperluas jejaring global, serta mempersiapkan mahasiswa dan alumni agar mampu berkontribusi dalam lingkungan multikultural.

Perkenalkan Kehidupan Kampus, Bahasa, Budaya Lampung, dan Perkembangan AI

International Online Cultural Exchange Programme 2026 dilaksanakan secara daring pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 08.30–16.30 WIB. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pertukaran budaya lintas negara yang memungkinkan mahasiswa, akademisi, dan generasi muda berbagi pengalaman, tradisi, gaya hidup, serta perspektif mengenai berbagai isu global tanpa harus bertemu secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, empat perwakilan Universitas Teknokrat Indonesia tampil sebagai pembicara dengan mengangkat tema yang beragam. Materi yang disampaikan mencerminkan kekayaan pengalaman akademik, keberagaman budaya, serta kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi perkembangan dunia modern.

Keempat perwakilan tersebut adalah:

1. Sean Cassius Kevin, mahasiswa Program Studi S-1 Sastra Inggris, membawakan topik “Student Life in Universitas Teknokrat Indonesia” yang memperkenalkan kehidupan mahasiswa dan lingkungan akademik di Universitas Teknokrat Indonesia.

2. Amaka Diana Ojukwu, mahasiswa Program Studi S-1 Sistem Informasi, menyampaikan materi “One Language: A Shared Future” yang mengangkat bahasa sebagai sarana komunikasi dan penghubung masyarakat lintas budaya.

3. Rizky Ramadhani, mahasiswa Program Studi S-1 Manajemen, memperkenalkan “Tapis Lampung” sebagai salah satu warisan budaya khas Lampung yang memiliki nilai sejarah, identitas, dan kearifan lokal.

4. Lela Martini, S.S., M.Li., alumni Program Studi Magister Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, membahas “AI vs Human: Preparing Graduates for the Future Workplace” mengenai perkembangan kecerdasan buatan dan kesiapan lulusan menghadapi perubahan dunia kerja.

Keberagaman topik tersebut menunjukkan bahwa pertukaran budaya tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan tradisi dan identitas lokal, tetapi juga ruang untuk membahas perkembangan teknologi, komunikasi lintas bahasa, kehidupan akademik, serta tantangan masa depan.

Melalui presentasi tersebut, para perwakilan UTI turut membawa perspektif Indonesia dan memperkenalkan budaya Lampung kepada komunitas internasional. Partisipasi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi, memperluas wawasan lintas budaya, dan membangun kepercayaan diri dalam forum global.

Dibimbing Dosen untuk Memperkuat Kompetensi Internasional

Keikutsertaan para mahasiswa dan alumni Universitas Teknokrat Indonesia dalam program internasional ini mendapatkan pendampingan dari dua dosen pembimbing, yaitu Intan Hamzah, M.Pd., dan Alvi Raihan Utami, M.Pd.

Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta untuk menyampaikan gagasan secara terstruktur, mengomunikasikan materi dalam bahasa Inggris, serta berinteraksi dengan audiens yang memiliki latar belakang budaya berbeda.

Keterlibatan dosen juga mencerminkan peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi komunikasi, kemampuan beradaptasi, dan wawasan global.

Melalui forum seperti ini, mahasiswa memperoleh pengalaman yang dapat memperkaya proses pembelajaran di ruang kelas. Mereka juga berkesempatan memahami bahwa perbedaan bahasa dan budaya bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk membangun pemahaman, kolaborasi, dan hubungan yang lebih luas antarbangsa.

Baca Juga: KAMPUS BERDAMPAK !! Kepala SPN Polda Lampung Apresiasi Universitas Teknokrat Indonesia atas Pembelajaran AI bagi Siswa Diktukba POLRI

Wakil Rektor: Mahasiswa dan Alumni Teknokrat Mampu Berkontribusi di Panggung Global

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terpilihnya tiga mahasiswa dan satu alumni UTI sebagai pembicara dalam forum internasional tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa dan alumni Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, memperkenalkan identitas budaya, serta berkontribusi dalam forum akademik dan pertukaran budaya di tingkat global.

“Kami sangat bangga atas terpilihnya mahasiswa dan alumni Teknokrat sebagai pembicara pada forum internasional ini. Keikutsertaan mereka menunjukkan bahwa sivitas akademika Teknokrat mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat global sebagai kampus berdampak, sekaligus membawa nama baik Indonesia dan budaya Lampung ke mata dunia. Kami berharap capaian ini memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berani tampil dan membangun jejaring internasional. Inilah bukti Teknokrat adalah kampusnya Sang Juara di tingkat global,” ujarnya.

Mahathir berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, berani mengambil peluang internasional, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kapasitas akademik dan profesional.

Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mampu berinteraksi, berkolaborasi, dan menyampaikan gagasan di tengah masyarakat global.

Perkuat Kerja Sama Internasional dan Jejaring Global

Dukungan juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng. Ia menilai partisipasi mahasiswa dan alumni dalam International Online Cultural Exchange Programme 2026 merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kerja sama internasional serta memperluas pengalaman global sivitas akademika.

Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi dari berbagai negara membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perspektif baru, memahami keberagaman budaya, dan membangun jejaring internasional sejak masa perkuliahan.

“Kolaborasi dengan universitas dari Malaysia, Jepang, dan India membuka ruang bagi mahasiswa kami untuk belajar lintas budaya sekaligus membangun jejaring global sejak dini. Kami akan terus mendorong lebih banyak program serupa agar mahasiswa dan alumni Teknokrat semakin siap berkiprah di tingkat internasional sebagai wujud kampus berdampak,” ungkapnya.

Penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang mampu menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan masyarakat global. Pengalaman berinteraksi dengan peserta dari negara lain juga membantu mahasiswa membangun sikap terbuka, menghargai perbedaan, dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan multikultural.

Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan mahasiswa dan alumni dalam kegiatan internasional, baik melalui pertukaran budaya, kolaborasi akademik, maupun berbagai program pengembangan kompetensi yang mendukung daya saing global.

Perluas Kolaborasi Internasional melalui Kantor Urusan Internasional dan Pusat Bahasa

Kepala Kantor Urusan Internasional dan Pusat Bahasa Universitas Teknokrat Indonesia, Intan Hamzah, M.Pd., menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan Universitas Teknokrat Indonesia serta Yayasan Pendidikan Teknokrat dalam mendukung partisipasi mahasiswa dan alumni pada kegiatan tersebut.

Ia menilai keikutsertaan dalam International Online Cultural Exchange Programme 2026 sejalan dengan komitmen universitas untuk memperluas kolaborasi internasional sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan bahasa, pemahaman lintas budaya, dan wawasan global.

Keterlibatan Kantor Urusan Internasional dan Pusat Bahasa menjadi bagian dari upaya kampus untuk membuka akses terhadap berbagai kesempatan internasional serta mendorong sivitas akademika agar lebih siap mengambil peran dalam kegiatan lintas negara.

Melalui dukungan institusi dan pendampingan dosen, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri dalam menyampaikan gagasan, memperkenalkan potensi daerah, serta menjalin hubungan akademik dengan komunitas internasional.

Partisipasi empat perwakilan UTI dalam kegiatan ini juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan dengan perguruan tinggi mitra di berbagai negara. Ke depan, peluang pertukaran budaya dan akademik diharapkan semakin terbuka sehingga mahasiswa dan alumni memperoleh pengalaman yang lebih luas dalam mengembangkan kapasitas diri.

Baca Juga: LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia Luncurkan UTI-STEP, Siapkan Mahasiswa Melangkah ke Panggung Dunia

Bawa Budaya Lokal Lampung ke Panggung Dunia

Salah satu hal yang menonjol dalam partisipasi Universitas Teknokrat Indonesia adalah pengenalan Tapis Lampung melalui presentasi Rizky Ramadhani. Pengangkatan budaya lokal dalam forum internasional menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya Lampung kepada audiens dari berbagai negara.

Tapis Lampung bukan sekadar produk kerajinan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang merepresentasikan kreativitas dan tradisi masyarakat Lampung. Pengenalan budaya lokal dalam forum global dapat membantu memperluas apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia sekaligus mendorong generasi muda untuk turut menjaga dan memperkenalkannya kepada masyarakat internasional.

Di sisi lain, topik mengenai kehidupan mahasiswa, bahasa sebagai penghubung masyarakat, dan kesiapan menghadapi dunia kerja berbasis kecerdasan buatan menunjukkan luasnya perspektif yang dibawa oleh para perwakilan UTI.

Perpaduan antara pengenalan budaya, pertukaran gagasan, dan pembahasan perkembangan teknologi tersebut mencerminkan pentingnya pendidikan tinggi dalam membangun generasi yang berakar pada identitas lokal sekaligus memiliki kesiapan menghadapi tantangan global.

Wujudkan Komitmen Kampus Berdampak melalui Pencapaian SDGs

Partisipasi tiga mahasiswa dan satu alumni Universitas Teknokrat Indonesia sebagai International Speaker turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan pertukaran budaya internasional memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta wawasan global. Pengalaman tersebut memperkaya proses pembelajaran dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan internasional.

SDG 5: Kesetaraan Gender dan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Keterlibatan mahasiswa dan alumni dalam forum internasional mencerminkan pentingnya membuka kesempatan yang inklusif bagi individu dengan latar belakang berbeda untuk menyampaikan gagasan dan menunjukkan potensinya. Partisipasi Amaka Diana Ojukwu, mahasiswa internasional asal Nigeria, juga memperlihatkan kontribusi keberagaman dalam pertukaran bahasa dan budaya.

SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan. Pengenalan Tapis Lampung dalam forum internasional menjadi salah satu upaya memperkenalkan dan mengapresiasi warisan budaya lokal. Pelestarian serta promosi budaya dapat memperkuat identitas masyarakat dan mendorong generasi muda untuk menjaga kekayaan budaya daerah.

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Penyelenggaraan program oleh TAR UMT Malaysia dengan partisipasi perguruan tinggi dari sejumlah negara membuka ruang kolaborasi lintas negara. Keterlibatan Universitas Teknokrat Indonesia dalam forum ini turut mendukung penguatan jejaring internasional, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan semangat kewargaan global atau global citizenship.

Melalui partisipasi dalam program ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak yang mengintegrasikan pengembangan kompetensi akademik, penguatan jejaring internasional, dan pelestarian budaya lokal.

Ke depan, UTI akan terus mendorong mahasiswa dan alumni untuk memanfaatkan berbagai peluang internasional sebagai sarana belajar, berkolaborasi, dan memperkenalkan potensi Indonesia kepada dunia.

Universitas Teknokrat Indonesia — Kampus Berdampak, Kampusnya Sang Juara!

Baca Juga: BERDAMPAK !! Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Seminar dan Tryout TKA di SMAN 13 Bandar Lampung, Perkuat Kompetensi Akademik Siswa

#MahasiswaBerdampak
#AlumniBerdampak
#KampusBerdampak

Comments

LUAR BIASA !! HIMA Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Gandeng BCA, Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan untuk Masa Depan – Universitas Teknokrat Indonesia

October 26, 2026 at 12:29 pm

[…] Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa dan Alumni Teknokrat Tampil Sebagai International Speaker Dalam Acara Intern… […]

LUAR BIASA !! Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Teknokrat Futsal Competition 2026 Diikuti 53 Tim se-Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia

October 26, 2026 at 12:58 pm

[…] Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa dan Alumni Teknokrat Tampil Sebagai International Speaker Dalam Acara Intern… […]

BERDAMPAK NYATA !! Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Literasi, Numerasi, dan Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 2 Metro – Universitas Teknokrat Indonesia

October 26, 2026 at 1:13 pm

[…] Baca Juga: LUAR BIASA !! Mahasiswa dan Alumni Teknokrat Tampil Sebagai International Speaker Dalam Acara Intern… […]