Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menghadiri kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menyelaraskan arah pembangunan nasional dengan potensi dan kebutuhan daerah.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaparkan berbagai arah dan prioritas pembangunan Provinsi Lampung. Fokus pembangunan tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, penguatan sektor-sektor unggulan daerah, serta pengembangan kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi sebagai penggerak inovasi.
Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI menyampaikan berbagai arah kebijakan dan strategi pembangunan nasional yang perlu diselaraskan dengan program pembangunan di daerah.
Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan memastikan bahwa berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia mengikuti secara langsung pemaparan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI dan Gubernur Lampung mengenai pentingnya sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah.
Menurut Nasrullah, arah pembangunan yang dibahas sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan berkualitas, penelitian dan riset, pengembangan inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Universitas Teknokrat Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, mengembangkan riset, serta menghasilkan inovasi yang mendukung percepatan pembangunan Provinsi Lampung dan terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Nasrullah.
Universitas Teknokrat Indonesia memandang perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, serta solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat, perguruan tinggi dapat berkontribusi dalam menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Sebagai Kampusnya Sang Juara, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen memberikan kontribusi bagi kemajuan Provinsi Lampung melalui pengembangan kompetensi generasi muda, riset terapan, inovasi teknologi, serta berbagai kerja sama strategis dengan para pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang semakin menuntut kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi, transformasi digital, serta persaingan sumber daya manusia di tingkat nasional dan global.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memperkuat kontribusinya melalui pendidikan yang adaptif, penelitian yang berorientasi pada solusi, inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat daya saing Provinsi Lampung, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat lahirnya berbagai inovasi yang mampu mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Keterlibatan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia dalam forum strategis pembangunan tersebut turut memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Secara khusus, sinergi pembangunan yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Penguatan transformasi digital, riset, dan inovasi juga sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kemitraan lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui momentum kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas RI tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan kesiapannya untuk berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung dan Indonesia.
Dengan kekuatan pada pengembangan sumber daya manusia, riset, teknologi, dan inovasi, Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berdaya saing serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
#KampusBerdampak
#KampusTerbaikdiLampung
#KampusBerdampakTerbaikdiLampung