UKM Tari Universitas Teknokrat Indonesia meraih prestasi sebagai juara harapan I pada Lomba Tari National Folklore Festival Ke-19 yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini.
Adapun hasil perlombaan berikut:
Juara I Universitas Negeri Semarang
Juara II Universitas Singaperbangsa Karawang
Juara III Universitas Sanata Dharma
Harapan I Universitas Teknokrat Indonesia
Harapan II Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Adapun jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 23 perguruan tinggi.
Berikut nama mahasiswa yang mengikuti perlombaan:
Tiara Rindhi Antika (S1 Sistem Informasi)
Shakila Azzahra (S1 Manajemen)
Fenika Elis Tia (S1 Manajemen)
Ni Nengah Wulan Anggita Dewi (S1 Sastra Inggris)
Nasywa Julia Sayyidina (S1 Manajemen)
Nabila Novia Sandra (S1 Pendidikan Matematika)
Chika Bianca Putri Fany (S1 Manajemen)
Prima Jayadi Sembiring (S1 Informatika)
M. Zonna Barra Pratama (S1 Sistem Informasi)
10.Riko Dwi Setiawan (S1 Informatika)
11.Muhammad Delphi Putra Firdaus (S1 Informatika)
12.Dhany Arnoviomax Kasuma (S1 Informatika)
13.Nurrafi Akmal Fajri (S1 Informatika)
14.Muhammad Sandy Pratama (S1 Sistem Informasi)
Ade Dwi Putra, S.Kom., M.Kom., pembina UKM Tari Teknokrat, mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan seluruh sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia atas dukungannya.
Tim Teknokrat kali ini membawakan judul tarian ”Jung Sarat”.
Ade Dwi Putra mengatakan, menilik cerita masa lampau, Lampung memiliki salah satu warisan wastra berupa tapis. Salah satu motif yang ada di tapis yakni jung sarat.
Untaian benang emas menyatu dalam keindahan, jung sarat bermakna perahu agung masyarakat Lampung yang dipenuhi isi sebagai simbol kejayaan lampung di masa lampau.
Selain itu, tapis jung sarat juga memiliki makna keagungan dan kejayaan masyarakat Lampung yang masih terjaga hingga saat ini dalam acara begawi adat.
Dengan mengembangkan gerak cangget, tari ini menjadi simbol keanggungan wanita di masyarakat Lampung khususnya pepadun.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik prestasi ini.
Ia bersyukur karena tim tari mampu mengelaborasi kekuatan budaya Lampung dalam tarian. Apalagi dengan spesifik menaikkan muruah jung sarat.
Mahathir ingin ke depan prestasi dalam bidang seni budaya khususnya tari ini ditingkatkan. Ia juga mendorong pembina untuk mencari talenta baru yang piawai dan bisa diandalkan dalam kompetisi tari tingkat nasional dan internasional.