ID
EN
Palembang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Berdampak Terbaik di Lampung pada kompetisi di tingkat nasional. Dua mahasiswa dari program studi berbeda berhasil meraih Juara 2 dan Juara 3 kategori Newscasting dalam ajang SEESPA English Olympics 2026 yang diselenggarakan di Universitas Sriwijaya pada 28 September 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Balqis Danisha Widad, mahasiswa Program Studi S1 Sastra Inggris, yang berhasil meraih Juara 2, serta Vika Lestari, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, yang meraih Juara 3.
Keberhasilan keduanya menjadi catatan positif bagi Universitas Teknokrat Indonesia dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang bahasa Inggris, khususnya kemampuan komunikasi publik dan penyampaian informasi melalui keterampilan newscasting.
Kompetisi Newscasting dalam SEESPA English Olympics 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris secara profesional melalui simulasi penyampaian berita.
Dalam kategori tersebut, peserta dituntut memiliki kemampuan pengucapan bahasa Inggris yang baik, intonasi, artikulasi, ekspresi, penguasaan materi, serta kemampuan menyampaikan informasi secara jelas dan meyakinkan.
Balqis Danisha Widad berhasil menunjukkan performa yang mengantarkannya meraih Juara 2, sementara Vika Lestari juga tampil kompetitif hingga berhasil menempati Juara 3.
Raihan dua posisi podium sekaligus tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang dapat bersaing dalam ajang tingkat nasional.
Prestasi dalam bidang newscasting tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara menggunakan bahasa Inggris. Peserta juga dituntut mampu memahami informasi, mengolah materi, menyampaikan pesan secara sistematis, serta tampil percaya diri di hadapan audiens maupun dewan juri.
Kompetensi tersebut memiliki relevansi yang luas dengan kebutuhan dunia pendidikan dan dunia kerja. Kemampuan berkomunikasi secara efektif, menyampaikan informasi secara akurat, serta tampil profesional menjadi bagian penting dari kompetensi yang dibutuhkan di berbagai bidang.
Bagi mahasiswa Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris, pengalaman mengikuti kompetisi newscasting juga menjadi sarana untuk mengaplikasikan kemampuan kebahasaan yang diperoleh selama proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Capaian Balqis dan Vika tidak terlepas dari proses pembinaan serta dukungan yang diberikan oleh Universitas Teknokrat Indonesia.
Dalam laporan prestasi tersebut, pembimbing Suprayogi, S.S., M.Hum. dan Alvi Raihan Utami, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Universitas Teknokrat Indonesia, serta seluruh sivitas akademika atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti kompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan di luar kegiatan pembelajaran reguler.
Kompetisi nasional juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, menerima evaluasi, membangun kepercayaan diri, serta berinteraksi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Balqis Danisha Widad dan Vika Lestari meraih dua posisi podium dalam SEESPA English Olympics 2026.
Menurut Mahathir, capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kompetensi bahasa Inggris di Universitas Teknokrat Indonesia terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi.
“Kami sangat bangga atas prestasi Balqis Danisha Widad dan Vika Lestari yang berhasil meraih Juara 2 dan Juara 3 Newscasting pada SEESPA English Olympics 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kemampuan bahasa Inggris, komunikasi, dan kepercayaan diri yang baik untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar Mahathir.
Ia menilai prestasi tersebut juga menjadi bukti pentingnya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi.
“Kompetisi seperti ini bukan hanya tentang memperoleh juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang berani tampil, mampu berkomunikasi secara profesional, dan memiliki pengalaman berkompetisi. Kami mengapresiasi para mahasiswa, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” lanjutnya.
Mahathir berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar dan berani tampil dalam berbagai ajang. Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memberikan dukungan terhadap mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi dan mengharumkan nama almamater melalui prestasi,” tambahnya.
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting dalam menghadapi lingkungan pendidikan dan dunia kerja yang semakin terhubung secara global.
Melalui kompetisi seperti SEESPA English Olympics, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi secara langsung dalam situasi kompetitif.
Kegiatan tersebut juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teori bahasa, tetapi mampu menggunakannya secara aktif, komunikatif, dan profesional.
Bagi Universitas Teknokrat Indonesia, pengembangan kemampuan bahasa Inggris merupakan bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan global serta memiliki daya saing di berbagai bidang profesi.
Prestasi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam SEESPA English Olympics 2026 juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Prestasi ini secara langsung mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena kompetisi menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan bahasa, komunikasi, kreativitas, kepercayaan diri, dan keterampilan profesional.
Penguasaan bahasa Inggris serta kemampuan komunikasi publik juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kompetensi komunikasi menjadi salah satu modal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Selain itu, partisipasi mahasiswa dalam kompetisi tingkat nasional turut memperkuat aspek SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui interaksi dan pertukaran pengalaman antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta keterlibatan berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan tinggi.
Pengembangan kemampuan komunikasi dan literasi informasi juga memiliki relevansi dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, terutama melalui perluasan kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan memperoleh pengalaman berprestasi di tingkat nasional.
Raihan Juara 2 dan Juara 3 Newscasting oleh Balqis Danisha Widad dan Vika Lestari menjadi bukti bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa dapat diwujudkan melalui berbagai jalur, termasuk kompetisi akademik dan kebahasaan.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi, kreativitas, dan kepercayaan diri.
Dukungan dari yayasan, universitas, dosen pembimbing, serta sivitas akademika menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa hingga mampu tampil dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan dan prestasinya di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi Balqis Danisha Widad dan Vika Lestari di SEESPA English Olympics 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan membawa nama baik Universitas Teknokrat Indonesia di berbagai ajang prestasi.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung
#KampusBerdampak