Jakarta – Mahasiswa Berdampak Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kontingen Petanque Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih dua medali perak dalam ajang Invitasi Cabang Olahraga Permainan Mahasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 19–22 Juli 2026 di DKI Jakarta.
Kompetisi tersebut diikuti oleh 194 atlet yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Di tengah persaingan ketat tersebut, para atlet UTI menunjukkan performa kompetitif dan berhasil membawa pulang dua medali perak untuk mengharumkan nama Universitas Teknokrat Indonesia.
Medali perak pertama dipersembahkan oleh pasangan Natasya Ayu Ramadhani dan Leony Khairunnisa, keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2022.
Tampil pada nomor Double Women, pasangan tersebut menunjukkan permainan yang konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final. Performa keduanya mengantarkan kontingen Universitas Teknokrat Indonesia meraih posisi runner-up dan berhak membawa pulang medali perak.
Pada nomor tersebut, medali emas diraih oleh Universitas Syiah Kuala. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Universitas Pendidikan Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta.
Medali perak kedua diraih melalui nomor Triple Men. Tim Universitas Teknokrat Indonesia diperkuat oleh A. Zarkasy dan Naswan Zahy, mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2023, serta Pedi Abi Ramadani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga angkatan 2024.
Ketiganya tampil dengan semangat juang tinggi dan permainan yang solid hingga berhasil melaju ke babak final. Konsistensi dan kerja sama tim menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan mereka meraih medali perak.
Pada nomor Triple Men, Universitas Negeri Surabaya berhasil meraih medali emas, sedangkan medali perunggu diraih oleh Universitas Jambi dan Universitas Negeri Jakarta.
Raihan dua medali perak di ajang nasional tersebut menjadi bukti perkembangan positif pembinaan olahraga prestasi di Universitas Teknokrat Indonesia.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat mental bertanding, serta menargetkan pencapaian yang lebih tinggi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Di balik keberhasilan tersebut terdapat peran penting Arifai, M.Pd., selaku pembimbing dan pelatih yang secara konsisten mendampingi para atlet sejak tahap persiapan hingga pertandingan berlangsung.
Program latihan yang terarah, disiplin, strategi pertandingan, serta dukungan berkelanjutan menjadi bagian penting dari proses pembinaan para atlet dalam menghadapi kompetisi dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih kontingen Petanque UTI.
Menurutnya, raihan dua medali perak pada kompetisi tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih para atlet Petanque Universitas Teknokrat Indonesia. Dua medali perak di tingkat nasional merupakan capaian yang membanggakan dan menunjukkan bahwa pembinaan olahraga prestasi di UTI terus berkembang dengan baik,” ujar Mahathir.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kombinasi antara kerja keras atlet, pembinaan pelatih, serta dukungan institusi.
“Kami akan terus mendukung mahasiswa yang memiliki potensi dan prestasi di berbagai bidang. Semangat berkompetisi, disiplin, kerja sama tim, dan mental juara yang dibangun melalui olahraga merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter,” lanjutnya.
Mahathir berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berkembang dan meningkatkan prestasi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Kontingen Petanque Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan universitas yang telah memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga mahasiswa.
Dukungan tersebut secara khusus disampaikan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Indonesia, Pembina Yayasan, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, Ketua Program Studi Pendidikan Olahraga, serta seluruh dosen yang senantiasa memberikan motivasi, fasilitas, doa, dan dukungan kepada para atlet.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Prestasi kontingen Petanque Universitas Teknokrat Indonesia turut memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Secara khusus, pembinaan mahasiswa melalui olahraga prestasi mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan budaya hidup aktif, kebugaran jasmani, dan kesehatan fisik serta mental mahasiswa.
Prestasi ini juga sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan potensi mahasiswa melalui kegiatan olahraga.
Selain itu, pencapaian mahasiswa dalam kompetisi nasional turut mendukung pengembangan generasi muda yang berdaya saing, berprestasi, dan memiliki kemampuan untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Raihan dua medali perak pada Invitasi Cabang Olahraga Permainan Mahasiswa Tahun 2026 di Jakarta diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi.
Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memperkuat pembinaan mahasiswa melalui dukungan akademik dan nonakademik, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang berprestasi, berkarakter, dan siap mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung