ID
EN
Bandar Lampung – Kualitas lulusan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera, kembali ditunjukkan melalui kiprah alumninya di industri pendidikan nasional. Adalah Putri Meilia Asmara, S.Pd., alumni Program Studi S-1 Pendidikan Matematika, Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia, yang kini mengembangkan karier profesional di Ruangguru, perusahaan teknologi pendidikan (edutech) di Indonesia.
Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Teknokrat Raih Juara Favorit Infografis Di Pekan Ilmiah Nasional 2026
Putri dipercaya mengemban posisi sebagai Master Teacher Coach, sebuah peran yang menuntut kemampuan akademik, pedagogis, komunikasi, kepemimpinan, serta pemahaman mendalam terhadap proses pembelajaran.
Karier tersebut menjadi salah satu gambaran penerapan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia ke dalam dunia kerja profesional, khususnya pada sektor pendidikan berbasis teknologi.
Sebagai Master Teacher Coach, Putri memiliki tanggung jawab dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pengembangan kompetensi para pengajar.
Perannya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengajar, tetapi juga mencakup aspek pedagogi, penguasaan konten, strategi pembelajaran, evaluasi, serta kualitas interaksi antara pengajar dan siswa.
Putri menjelaskan bahwa tanggung jawab tersebut membuat dirinya terlibat dalam proses pendampingan dan evaluasi terhadap para pengajar di sejumlah wilayah yang menjadi cakupan kerjanya.
Wilayah tersebut meliputi Metro, Liwa, Kalianda, dan Pringsewu.
“Saat ini, saya bekerja di Ruangguru sebagai Master Teacher Coach. Dalam posisi ini, saya memiliki tanggung jawab di bidang akademik, khususnya dalam mengoptimalkan kualitas pembelajaran dan kualitas pengajar. Peran saya tidak hanya berfokus pada kemampuan mengajar, tetapi juga mencakup aspek pedagogi dan penguasaan konten,” ujar Putri.
Ia menjelaskan, salah satu tugas utama dalam pekerjaannya adalah memastikan proses pembelajaran yang diberikan para pengajar telah memenuhi standar yang ditetapkan.
“Saya membantu memastikan bahwa proses pembelajaran yang diberikan oleh para pengajar sudah sesuai dengan standar, baik dari sisi penyampaian materi, strategi pembelajaran, interaksi dengan siswa, maupun penguasaan konsep yang diajarkan,” jelasnya.
Menurut Putri, pengalaman selama menempuh pendidikan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pekerjaannya saat ini.
Berbagai pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan menjadi dasar untuk memahami proses pendidikan secara lebih komprehensif. Tidak hanya menguasai materi matematika, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai bagaimana merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.
Putri menilai sejumlah mata kuliah yang dipelajarinya memiliki keterkaitan langsung dengan tanggung jawab yang dijalankannya sebagai Master Teacher Coach.
“Selama menempuh pendidikan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia, saya mendapatkan pembelajaran dari dosen-dosen yang profesional dan kompeten di bidangnya. Berbagai mata kuliah yang saya pelajari memberikan dasar yang sangat relevan dengan pekerjaan saya, khususnya dalam hal pedagogi, strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, serta penguasaan konten matematika,” ungkapnya.
Bekal akademik tersebut kemudian dipadukan dengan pengalaman profesional sehingga Putri dapat menjalankan perannya dalam mendampingi dan mengevaluasi para pengajar.
Selain pembelajaran akademik, pengalaman mengikuti berbagai kegiatan organisasi selama menjadi mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam perjalanan profesional Putri.
Menurutnya, aktivitas organisasi memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas, seperti leadership, teamwork, komunikasi, dan public speaking.
Kompetensi tersebut menjadi semakin relevan ketika ia memasuki dunia kerja karena posisi Master Teacher Coach menuntut kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak.
“Pengalaman aktif dalam berbagai kegiatan organisasi secara tidak langsung membentuk kemampuan leadership, teamwork, dan public speaking saya. Kemampuan tersebut sangat membantu saya dalam menjalankan peran sebagai Master Teacher Coach karena dalam pekerjaan saya, saya tidak hanya berinteraksi dengan siswa, tetapi juga dengan para pengajar dan berbagai pihak lainnya,” tambah Putri.
Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa tidak hanya berlangsung melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui aktivitas organisasi dan pengalaman sosial yang dapat membentuk kemampuan interpersonal.
Bagi Putri, perjalanan pendidikan dan pengalaman profesional merupakan dua hal yang saling berkaitan.
Pendidikan memberikan dasar pengetahuan serta pemahaman mengenai konsep dan prinsip dalam dunia pendidikan. Sementara itu, pengalaman mengajar dan bekerja memberikan ruang untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.
“Bagi saya, perjalanan pendidikan dan pengalaman profesional yang saya miliki sampai saat ini merupakan sebuah proses yang saling melengkapi. Pendidikan memberikan saya dasar pengetahuan dan pemahaman mengenai dunia pendidikan, sedangkan pengalaman mengajar dan bekerja memberikan saya kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut secara langsung,” kata Putri.
Pengalaman tersebut juga membentuk pandangannya bahwa pendidik perlu terus mengembangkan kompetensi agar mampu mengikuti perubahan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi pendidikan.
Putri berharap perjalanan kariernya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni Pendidikan Matematika untuk terus mengembangkan kompetensi serta terbuka terhadap berbagai peluang di dunia pendidikan.
Menurutnya, kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidik yang terus belajar dan berupaya meningkatkan kemampuannya.
“Saya Putri Meilia Asmara, alumni Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia, percaya bahwa pendidikan yang baik dimulai dari pendidik yang terus belajar, berkembang, dan berusaha memberikan yang terbaik bagi setiap peserta didiknya,” tutup Putri.
Ia juga menyampaikan bahwa pengalaman berkuliah di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan akademik dan profesionalnya hingga saat ini.
Karier Putri mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., yang disampaikan melalui Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
Mahathir menyampaikan apresiasi atas capaian Putri yang dinilai menunjukkan bahwa lulusan Pendidikan Matematika UTI memiliki peluang untuk mengembangkan karier di berbagai sektor pendidikan, termasuk industri teknologi pendidikan.
“Selamat kepada Putri Meilia Asmara atas capaian karier yang telah diraih. Dari mahasiswa hingga kini dipercaya sebagai Master Teacher Coach di Ruangguru dan melanjutkan pendidikan S-2 di UPI, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkiprah di tingkat nasional,” ujar Dr. Mahathir.
Menurutnya, pengalaman Putri juga menjadi gambaran pentingnya perpaduan antara kompetensi akademik, pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi, dan kesiapan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kami bangga melihat alumni FSIP Universitas Teknokrat Indonesia dapat mengambil peran dalam peningkatan kualitas pengajar di sejumlah wilayah Lampung. Ini menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi di bidang masing-masing,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa Program Studi Pendidikan Matematika FSIP terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
“Program Studi Pendidikan Matematika terus kami dorong untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan, memiliki kompetensi pedagogis yang kuat, serta mampu berkiprah sebagai pendidik maupun profesional di sektor pendidikan,” jelas Mahathir.
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Kehadiran berbagai platform pembelajaran digital membuka peluang baru bagi tenaga pendidik untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam konteks tersebut, lulusan Pendidikan Matematika tidak hanya memiliki peluang untuk berkarier sebagai guru, tetapi juga dapat mengembangkan kompetensi di berbagai bidang yang berkaitan dengan teknologi pendidikan, pengembangan konten, pelatihan pengajar, pengelolaan akademik, hingga pengembangan bisnis pendidikan.
Karier Putri sebagai Master Teacher Coach menjadi salah satu contoh bagaimana kompetensi pendidikan dapat diterapkan dalam ekosistem edutech yang terus berkembang.
Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kemampuan adaptasi, penguasaan teknologi, komunikasi, kepemimpinan, dan pemahaman pedagogis bagi lulusan pendidikan dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Kiprah Putri di Ruangguru juga memiliki keterkaitan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Berdampak.
Konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik mahasiswa selama berada di lingkungan kampus, tetapi juga bagaimana kompetensi yang diperoleh dapat memberikan manfaat setelah mahasiswa memasuki dunia profesional.
Sebagai Master Teacher Coach, Putri memiliki ruang untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajar di wilayah Metro, Liwa, Kalianda, dan Pringsewu.
Peran tersebut memperlihatkan bagaimana kompetensi alumni dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di berbagai wilayah.
Karier Putri Meilia Asmara di sektor edutech memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan.
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas menjadi tujuan yang paling erat dengan kiprah Putri. Melalui perannya sebagai Master Teacher Coach, ia terlibat dalam pendampingan dan evaluasi pengajar untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di sejumlah wilayah.
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi tercermin melalui keberhasilan lulusan Pendidikan Matematika mengembangkan karier profesional di industri teknologi pendidikan. Kompetensi akademik yang dipadukan dengan kemampuan profesional membuka peluang bagi lulusan untuk berkontribusi dalam sektor ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi.
Selanjutnya, SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan memiliki relevansi dengan cakupan kerja Putri di Metro, Liwa, Kalianda, dan Pringsewu. Pendampingan terhadap pengajar di berbagai wilayah dapat berkontribusi pada upaya peningkatan kualitas pendidikan secara lebih merata.
Sementara itu, SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan industri teknologi pendidikan. Pengalaman alumni yang berkarier di sektor edutech menunjukkan adanya keterhubungan antara kompetensi yang dibangun di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.
Kiprah Putri Meilia Asmara menjadi bagian dari perjalanan alumni Universitas Teknokrat Indonesia dalam mengembangkan karier dan memberikan kontribusi di bidang pendidikan.
Pengalamannya menunjukkan bahwa lulusan Pendidikan Matematika memiliki ruang karier yang luas, termasuk dalam industri teknologi pendidikan yang membutuhkan perpaduan antara kompetensi akademik, pedagogi, teknologi, komunikasi, dan kepemimpinan.
Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran akademik, pengalaman organisasi, penguatan keterampilan praktis, serta keterhubungan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui penguatan kompetensi tersebut, Program Studi Pendidikan Matematika diharapkan terus melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, serta membawa semangat Sang Juara dalam berbagai bidang profesi.
Kiprah Putri di Ruangguru menjadi salah satu gambaran bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi dapat menjadi fondasi bagi alumni untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.