PENDAFTARAN
ID ID
EN EN

KEREN !! HIMA Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Team Building Camp, Perkuat Kepemimpinan dan Solidaritas Mahasiswa

Mengusung tema “Explore as One, Grow as One”, kegiatan yang diikuti 133 mahasiswa ini menjadi ruang pembelajaran luar kelas untuk membangun karakter kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi melalui materi leadership serta berbagai permainan tim.

Pesawaran, Lampung – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMA Akuntansi) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan Team Building Camp Akuntansi pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rahman, Pesawaran, Lampung. Mengangkat tema “Explore as One, Grow as One”, kegiatan ini diikuti sekitar 133 mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi.

Baca Juga: TEMBUS 4 BESAR NASIONAL !! Universitas Teknokrat Indonesia Loloskan 21 Produk Inovasi ke KSTI 2026 Mengungguli Beberapa Kampus Top di Indonesia

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya HIMA Akuntansi dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, solidaritas, tanggung jawab, serta keterampilan bekerja sama dalam sebuah tim.

Melalui konsep pembelajaran luar ruang (outdoor learning), mahasiswa diajak mengenali potensi diri, mempererat hubungan antarmahasiswa, sekaligus mengasah kemampuan menghadapi tantangan secara bersama-sama. Suasana alam terbuka Tahura Wan Abdul Rahman memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda dari rutinitas perkuliahan di dalam kelas.

Bekali Mahasiswa dengan Pemahaman Kepemimpinan Transformasional

Salah satu agenda utama kegiatan adalah penyampaian materi kepemimpinan (leadership) oleh Ketua Program Studi S1 Akuntansi. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau kewenangan untuk memberikan instruksi, melainkan kemampuan memengaruhi, menginspirasi, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Materi juga membahas konsep Transformational Leadership atau kepemimpinan transformasional. Gaya kepemimpinan ini menekankan kemampuan seorang pemimpin dalam membangun visi, memotivasi anggota, mengembangkan potensi individu, serta mendorong terciptanya perubahan positif dalam organisasi.

Terdapat empat dimensi utama dalam kepemimpinan transformasional yang dikenal sebagai The Four I’s, yakni Idealized Influence, Inspirational Motivation, Intellectual Stimulation, dan Individualized Consideration.

Keempat dimensi tersebut mencakup kemampuan pemimpin menjadi teladan melalui integritas dan tanggung jawab, membangun motivasi serta semangat anggota, mendorong pola pikir kritis dan inovatif, serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan dan potensi setiap individu.

Dalam konteks organisasi mahasiswa, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan melalui sikap disiplin, keterbukaan terhadap gagasan, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, komunikasi yang baik, serta pemberian kesempatan yang setara bagi setiap anggota untuk berkembang.

Mahasiswa juga diajak memahami bahwa kepemimpinan tidak harus dimulai ketika seseorang menduduki jabatan tertentu. Kemampuan memimpin dapat dibangun sejak dini melalui tanggung jawab terhadap tugas, kedisiplinan, kemampuan mengelola diri, dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: MENDUNIA !! Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Ditetapkan sebagai Chair Professor di Dua Universitas Korea Selatan

Empat Permainan Asah Kekompakan dan Kerja Sama Tim

Setelah sesi materi kepemimpinan, kegiatan dilanjutkan dengan empat permainan team building yang dirancang sebagai sarana penerapan nilai-nilai kepemimpinan dan kolaborasi secara langsung.

Permainan pertama, Explore The Map, menguji kemampuan peserta dalam memahami petunjuk, menyusun strategi, menentukan arah, dan bekerja sama mencapai tujuan. Aktivitas ini menekankan pentingnya komunikasi efektif, pembagian tugas, serta pengambilan keputusan bersama.

Selanjutnya, Challenge Susun Kata melatih konsentrasi, ketelitian, kreativitas, dan kecepatan berpikir peserta dalam menyelesaikan tantangan. Permainan ini mengajarkan bahwa setiap anggota memiliki kemampuan dan kontribusi yang dapat saling melengkapi.

Pada permainan Lomba Estafet Bola Ping-Pong, peserta dituntut membangun koordinasi dan kekompakan untuk menyelesaikan tantangan secara berkelompok. Sementara itu, permainan Mencari Harta Karun mengasah kemampuan menyusun strategi, memecahkan masalah, berpikir kreatif, dan menjaga ketekunan dalam mencapai target bersama.

Keempat permainan tersebut tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui aktivitas ini, mahasiswa dapat merasakan secara langsung pentingnya membangun kepercayaan, mengelola perbedaan pendapat, membagi tanggung jawab, dan saling mendukung dalam sebuah tim.

Pengalaman tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada seorang pemimpin, tetapi merupakan hasil kontribusi dan keterlibatan seluruh anggota.

Wakil Rektor Teknokrat Dukung Penguatan Soft Skills Mahasiswa

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pengembangan karakter mahasiswa melalui aktivitas organisasi dan pembelajaran di luar kelas.

Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman yang seimbang antara penguasaan kompetensi akademik dan pengembangan keterampilan nonteknis. Kemampuan memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, serta bertanggung jawab merupakan bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan seperti Team Building Camp ini menjadi sarana positif bagi mahasiswa untuk belajar membangun kepemimpinan, memperkuat solidaritas, dan mengembangkan kemampuan bekerja sama. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun organisasi, sehingga mahasiswa tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Siapkan Mahasiswa Akuntansi yang Adaptif dan Berdaya Saing

Team Building Camp Akuntansi diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Program Studi S1 Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus memperkuat peran organisasi mahasiswa sebagai ruang pengembangan diri dan kepemimpinan.

Di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis, mahasiswa Akuntansi tidak cukup hanya menguasai kompetensi teknis, seperti penyusunan laporan keuangan, audit, perpajakan, dan analisis keuangan. Mereka juga perlu memiliki keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kreativitas, kemampuan beradaptasi, pemecahan masalah, serta integritas profesional.

Berbagai kompetensi tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi beragam peluang karier, baik sebagai akuntan perusahaan, auditor, konsultan pajak, analis keuangan, wirausahawan, maupun profesional di berbagai sektor industri.

Melalui kegiatan ini, HIMA Akuntansi menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan dapat menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk membentuk pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, kolaboratif, dan mampu mengambil peran dalam mencapai tujuan bersama.

Semangat “Explore as One, Grow as One” menjadi pesan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi untuk berkembang. Namun, pertumbuhan yang lebih besar dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian, dan kemauan untuk saling mendukung.

Dukung SDGs melalui Pendidikan Berkualitas dan Penguatan Kemitraan

Pelaksanaan Team Building Camp Akuntansi turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi sebagai bagian dari pembelajaran nonformal. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama, solidaritas, dan partisipasi aktif antarmahasiswa dalam mencapai tujuan bersama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HIMA Akuntansi berharap dapat membentuk generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan transformasional, menjunjung tinggi solidaritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kampus dan masyarakat.

Explore as One, Grow as One: Bersama Menjelajahi Potensi, Bersama Bertumbuh Menjadi Pemimpin Masa Depan.

Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Harumkan Nama Kampus di Tingkat Nasional, Tim Tapis Berseri Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara I Sandi Yudha Competition 20