ID
EN
Bandar Lampung – Prestasi luar biasa dan membanggakan kembali ditorehkan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Perguruan tinggi yang dikenal sebagai ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera tersebut resmi meraih Akreditasi Internasional ACQUIN untuk empat program studi unggulannya.
Hasil evaluasi akreditasi internasional dari ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) menetapkan keempat program studi tersebut memperoleh predikat tertinggi, yakni Unconditional Accreditation atau Akreditasi Penuh/Tanpa Syarat, dengan masa berlaku enam tahun.
Empat program studi Universitas Teknokrat Indonesia yang berhasil memperoleh akreditasi internasional tersebut adalah:
1. S1 Sastra Inggris
2. S1 Pendidikan Bahasa Inggris
3. S1 Manajemen
4. S1 Akuntansi
Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Universitas Teknokrat Indonesia dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi berorientasi global. Status Unconditional Accreditation menunjukkan bahwa keempat program studi tersebut memenuhi standar mutu yang ditetapkan dalam proses evaluasi ACQUIN tanpa persyaratan tambahan.
Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi yang terus mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik dan memperluas pengakuan pendidikan pada tingkat internasional.
Keberhasilan memperoleh akreditasi internasional ACQUIN merupakan hasil dari proses evaluasi eksternal yang dilakukan secara komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan pada masing-masing program studi.
Empat program studi tersebut dinyatakan memenuhi standar yang dipersyaratkan ACQUIN dan memperoleh status Unconditional, yang berarti akreditasi diberikan secara penuh tanpa persyaratan atau catatan yang harus dipenuhi sebagai dasar pemberian status akreditasi.
Dengan masa berlaku selama enam tahun, capaian ini memberikan pengakuan penting terhadap kualitas tata kelola, proses pembelajaran, sumber daya manusia, layanan mahasiswa, sistem informasi, serta mekanisme penjaminan mutu yang diterapkan pada program studi.
Akreditasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Universitas Teknokrat Indonesia untuk memastikan bahwa proses pendidikan yang diselenggarakan tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga memiliki kesesuaian dengan kerangka mutu pendidikan tinggi internasional.
ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) merupakan lembaga akreditasi dan penjaminan mutu internasional yang berbasis di Jerman dan melakukan evaluasi terhadap program pendidikan tinggi berdasarkan standar mutu yang berlaku dalam konteks pendidikan tinggi Eropa.
Dalam proses akreditasinya, ACQUIN menggunakan kerangka ESG (Standards and Guidelines for Quality Assurance in the European Higher Education Area) sebagai salah satu acuan penting dalam menilai kualitas dan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.
Akreditasi internasional tersebut pada dasarnya merupakan proses evaluasi eksternal yang dilakukan secara terstruktur dan independen. Penilaian tidak hanya melihat hasil akhir pendidikan, tetapi juga bagaimana sebuah program studi merancang, menjalankan, memonitor, dan meningkatkan kualitas pendidikannya secara berkelanjutan.
Melalui proses tersebut, perguruan tinggi memperoleh evaluasi eksternal sekaligus rekomendasi yang dapat digunakan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas akademik secara berkesinambungan.
Bagi Universitas Teknokrat Indonesia, keberhasilan empat program studi meraih status Unconditional Accreditation menjadi indikator bahwa sistem akademik dan penjaminan mutu yang diterapkan telah mampu memenuhi standar internasional yang digunakan dalam evaluasi ACQUIN.
Dalam proses akreditasi internasional ACQUIN, terdapat sejumlah aspek utama yang menjadi perhatian dalam penilaian mutu program studi.
Kerangka evaluasi tersebut mencakup 10 standar penjaminan mutu, yaitu:
1. Policy for quality assurance
2. Design and approval of programs
3. Student-centred learning, teaching and assessment
4. Student admission, progression, recognition and certification
5. Teaching staff
6. Learning resources and student support
7. Information management
8. Public information
9. On-going monitoring and periodic review of programs
10. Cyclical external quality assurance
Keempat program studi Universitas Teknokrat Indonesia berhasil memenuhi standar tersebut sehingga memperoleh status Unconditional Accreditation.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa penjaminan mutu tidak hanya menjadi bagian administratif, tetapi telah menjadi bagian penting dari pengelolaan akademik dan pengembangan program studi.
Akreditasi internasional ACQUIN memberikan sejumlah manfaat strategis bagi Universitas Teknokrat Indonesia dan sivitas akademika, khususnya dalam memperkuat orientasi internasional pendidikan tinggi.
Akreditasi internasional memberikan proses evaluasi eksternal terhadap program studi berdasarkan standar mutu pendidikan tinggi yang digunakan dalam kerangka European Higher Education Area.
Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas akademik sekaligus mendorong program studi melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Pengakuan internasional terhadap program studi dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan ketika mengembangkan karier maupun melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi di lingkungan internasional.
Perolehan akreditasi internasional memperkuat rekam jejak Universitas Teknokrat Indonesia dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan sistem pendidikan dengan orientasi global.
Pengakuan mutu internasional juga dapat menjadi modal dalam memperluas peluang kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta berbagai mitra pendidikan dan profesional di tingkat global.
Dengan demikian, akreditasi internasional tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperluas jejaring dan meningkatkan daya saing institusi serta lulusannya.
Dalam konteks pengakuan lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi internasional, EQAR (European Quality Assurance Register for Higher Education) menjadi salah satu ekosistem penting dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi di Eropa.
EQAR merupakan registri yang memuat lembaga-lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi yang memenuhi persyaratan tertentu dalam konteks European Higher Education Area.
Pengakuan terhadap lembaga penjaminan mutu internasional juga menjadi bagian dari kebijakan pengakuan akreditasi internasional di Indonesia sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 83/P/2020 tanggal 24 Januari 2020.
Dalam konteks tersebut, capaian empat program studi Universitas Teknokrat Indonesia melalui akreditasi ACQUIN menjadi bagian dari langkah strategis institusi dalam memperluas pengakuan mutu pendidikan pada level internasional.
Baca Juga: MEMBANGGAKAN !! Mahasiswa Teknokrat Raih Juara Favorit Infografis Di Pekan Ilmiah Nasional 2026
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian akreditasi internasional tersebut.
Menurutnya, keberhasilan empat program studi memperoleh status Unconditional Accreditation selama enam tahun menjadi bukti komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam membangun kualitas pendidikan yang memiliki orientasi internasional.
“Alhamdulillah, ini adalah kado terindah dan bukti nyata komitmen kami. Empat prodi unggulan, yaitu S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Manajemen, dan S1 Akuntansi, meraih Akreditasi Internasional ACQUIN Jerman dengan status Unconditional selama enam tahun tanpa syarat. Ini bukan sekadar akreditasi, tetapi merupakan pengakuan terhadap kualitas pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia yang terus diarahkan agar selaras dengan standar European Higher Education Area,” ujar Dr. Nasrullah Yusuf.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, mahasiswa, serta tim task force yang terlibat dalam proses panjang persiapan dan pelaksanaan akreditasi internasional tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan tim task force akreditasi internasional yang telah bekerja keras. Capaian ini semakin memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai ASEAN’s Best Private University dan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera yang terus bergerak menjadi kampus berdampak dengan jangkauan global. Pengakuan internasional ini menjadi bekal penting bagi lulusan untuk mengembangkan karier maupun melanjutkan studi di tingkat internasional,” tegasnya.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan empat program studi memperoleh akreditasi internasional ACQUIN dengan predikat Unconditional.
Mahathir menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur universitas yang selama ini konsisten membangun budaya mutu, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga tim penjaminan mutu dan task force akreditasi internasional.
“Kami sangat bangga atas capaian empat program studi Universitas Teknokrat Indonesia yang berhasil memperoleh Akreditasi Internasional ACQUIN dengan status Unconditional selama enam tahun. Ini merupakan pencapaian penting yang menunjukkan bahwa proses pendidikan, tata kelola, pembelajaran, layanan mahasiswa, serta sistem penjaminan mutu yang kami bangun mampu memenuhi standar internasional,” ujar Mahathir.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh berhenti sebagai sebuah pencapaian akreditasi, tetapi harus menjadi momentum untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Akreditasi internasional ini bukan garis akhir. Justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman pendidikan yang semakin berkualitas, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan memiliki wawasan global,” tambahnya.
Menurut Mahathir, status Unconditional juga menjadi kebanggaan karena empat program studi mampu memenuhi standar evaluasi ACQUIN secara komprehensif.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dosen, mahasiswa, tim task force, dan sivitas akademika yang telah memberikan kontribusi dalam proses akreditasi ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya mutu di Universitas Teknokrat Indonesia terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan menuju perguruan tinggi yang semakin diakui di tingkat internasional,” ungkapnya.
Perolehan Akreditasi Internasional ACQUIN oleh empat program studi menjadi tambahan penting dalam perjalanan Universitas Teknokrat Indonesia membangun reputasi akademik pada tingkat global.
Status Unconditional Accreditation selama enam tahun memberikan pengakuan terhadap empat program studi, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu dan pengembangan akademik secara berkelanjutan.
Capaian tersebut juga memperlihatkan bahwa internasionalisasi pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama dan mobilitas akademik, tetapi juga melalui pemenuhan standar mutu yang diakui dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional.
Akreditasi internasional ACQUIN juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus berdampak yang berupaya memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan berkualitas dan berorientasi global.
Pencapaian tersebut memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan sistem pendidikan tinggi dan penjaminan mutu akademik.
Selain itu, pengakuan internasional terhadap program studi turut mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena kualitas pendidikan dan pengakuan kompetensi menjadi salah satu modal penting dalam meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Penguatan jejaring dan peluang kolaborasi internasional juga selaras dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, terutama melalui terbukanya ruang kerja sama akademik, riset, pengembangan sumber daya manusia, dan pertukaran pengetahuan dengan mitra internasional.
Dengan demikian, Akreditasi Internasional ACQUIN tidak hanya menjadi pencapaian bagi empat program studi, tetapi juga menjadi bagian dari langkah Universitas Teknokrat Indonesia dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, berorientasi global, dan memberikan dampak lebih luas bagi mahasiswa, alumni, masyarakat, serta dunia pendidikan.
Raihan Akreditasi Internasional ACQUIN dengan status Unconditional selama enam tahun menjadi salah satu tonggak penting bagi Universitas Teknokrat Indonesia.
Empat program studi, yakni S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Manajemen, dan S1 Akuntansi, kini memiliki pengakuan mutu internasional melalui proses evaluasi eksternal ACQUIN.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, memperkuat daya saing lulusan, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin relevan dengan kebutuhan global.
Dengan semangat Kampus Sang Juara, Universitas Teknokrat Indonesia terus melangkah membangun reputasi akademik yang kuat, memperluas dampak pendidikan, dan mempersiapkan lulusan yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang di panggung internasional.
#KampusTerbaikdiLampung
#KampusBerdampak