ID
EN
Bandar Lampung – Setelah sukses menggelar seminar digital bertajuk “Cyber Akhlak”, mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Gerilyana Tryo Putri, resmi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (29/9/2026) untuk menjalankan agenda sebagai perwakilan Provinsi Lampung dalam ajang nasional Putri Hijabfluencer 2026.
Gerilyana yang sebelumnya berhasil meraih posisi Runner Up Putri Hijabfluencer Lampung 2026 akan membawa nama Provinsi Lampung dalam kompetisi tingkat nasional yang dipusatkan di Hotel Trans Luxury Bandung.
Keberangkatan tersebut menjadi momentum penting bagi Gerilyana untuk melanjutkan perjuangannya ke tingkat nasional sekaligus membawa nama Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia di ajang yang mempertemukan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebelum berangkat ke Bandung, Gerilyana terlebih dahulu menyelesaikan kegiatan seminar pertamanya yang mengangkat tema “Cyber Akhlak” dengan tema besar “Navigating The Digital Frontier”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) di Aula A Gedung Dekanat FKIP Universitas Lampung (Unila).
Seminar tersebut digelar melalui kolaborasi bersama Lampung Cyber Security dan Sekelik OJK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Gerilyana untuk menghadirkan edukasi yang relevan dengan kehidupan generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Melalui tema Cyber Akhlak, kegiatan tersebut tidak hanya menyoroti kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga pentingnya membangun sikap, etika, dan tanggung jawab ketika beraktivitas di ruang digital.
Pembahasan mengenai keamanan digital dan akhlak dalam bermedia menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan berbagai platform digital di kalangan generasi muda.
Keberangkatan Gerilyana ke Bandung bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membawa semangat dan nilai-nilai positif dari Provinsi Lampung ke tingkat nasional.
Sebagai mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Putri Hijabfluencer Lampung 2026, Gerilyana memiliki ruang untuk memperkenalkan potensi generasi muda Lampung melalui aktivitas yang menggabungkan aspek pendidikan, kreativitas, komunikasi, keagamaan, dan literasi digital.
Seminar Cyber Akhlak yang baru saja diselenggarakannya menjadi salah satu contoh bagaimana peran seorang figur muda dapat diarahkan tidak hanya pada pencapaian personal, tetapi juga pada kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setibanya di Bandung, Gerilyana dijadwalkan mengikuti rangkaian agenda nasional yang cukup padat.
Masa karantina dijadwalkan berlangsung pada 1–6 Oktober 2026. Dalam masa tersebut, para peserta akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan sebagai bagian dari proses persiapan menuju puncak ajang nasional.
Sementara itu, grand final dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 untuk menentukan pemenang utama Putri Hijabfluencer 2026.
Rangkaian tersebut menjadi tahapan penting bagi Gerilyana untuk menunjukkan kemampuan, kepribadian, wawasan, serta pengalaman yang telah diperolehnya selama mengikuti proses pemilihan di tingkat daerah.
Menjelang keberangkatannya ke Bandung, Gerilyana memohon dukungan dan doa dari masyarakat Provinsi Lampung agar dapat menjalani seluruh rangkaian kompetisi nasional dengan baik.
Dukungan secara khusus juga ditujukan kepada keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia, almamater tempat Gerilyana menempuh pendidikan sekaligus mengembangkan berbagai aktivitas dan prestasinya.
Bagi Gerilyana, dukungan dari masyarakat Lampung dan keluarga besar UTI menjadi energi tambahan untuk menjalani tahapan kompetisi di tingkat nasional.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan dukungan dan doa kepada Gerilyana Tryo Putri yang akan membawa nama Lampung di tingkat nasional.
Mahathir mengapresiasi langkah Gerilyana yang tidak hanya aktif mengikuti ajang nasional, tetapi juga telah menginisiasi kegiatan edukatif melalui seminar Cyber Akhlak.
“Kami dari Universitas Teknokrat Indonesia memberikan dukungan penuh dan doa untuk Gerilyana Tryo Putri yang akan mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional. Kami berharap Gerilyana dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membawa nama baik Lampung serta Universitas Teknokrat Indonesia,” ujar Mahathir.
Menurutnya, pengalaman mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan sosial-edukatif merupakan bagian penting dari proses pengembangan karakter dan kemampuan generasi muda.
“Kami bangga melihat mahasiswa Teknokrat tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga memiliki kepedulian untuk berbagi pengetahuan dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan Cyber Akhlak menunjukkan bahwa prestasi dapat berjalan beriringan dengan kontribusi sosial,” tambahnya.
Mahathir juga berharap pengalaman Gerilyana selama mengikuti ajang nasional dapat menjadi bekal untuk terus berkembang setelah kembali ke Lampung.
“Semoga seluruh proses di tingkat nasional menjadi pengalaman berharga bagi Gerilyana. Apa pun hasil akhirnya, keberanian untuk tampil, belajar, berjejaring, dan membawa nama daerah merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi pengembangan diri mahasiswa,” ungkapnya.
Keikutsertaan Gerilyana dalam ajang Putri Hijabfluencer 2026 menjadi bagian dari berbagai aktivitas mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam mengembangkan potensi di luar ruang perkuliahan.
UTI terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, organisasi, literasi digital, serta berbagai keterampilan sosial yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan profesional maupun bermasyarakat.
Pengalaman Gerilyana juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat menggabungkan aktivitas akademik dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui seminar Cyber Akhlak, misalnya, Gerilyana mengambil peran dalam menyampaikan pentingnya etika dan kesadaran dalam menggunakan ruang digital, sebelum kemudian melanjutkan perjuangannya membawa nama Lampung ke tingkat nasional.
Aktivitas Gerilyana melalui seminar Cyber Akhlak dan keikutsertaannya dalam ajang nasional juga memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan edukasi dan peningkatan literasi digital memiliki keterkaitan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda terhadap penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.
Sementara itu, penguatan etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam ruang digital dapat mendukung semangat SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama dalam membangun lingkungan digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Kolaborasi Gerilyana dengan Lampung Cyber Security dan Sekelik OJK dalam pelaksanaan seminar juga mencerminkan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kerja sama berbagai pihak dalam menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan berangkatnya Gerilyana Tryo Putri ke Bandung, perjuangan Putri Hijabfluencer Lampung 2026 tersebut kini berlanjut ke panggung nasional.
Di tengah persiapan menghadapi karantina dan grand final, dukungan masyarakat Lampung serta keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan Gerilyana.
Universitas Teknokrat Indonesia berharap Gerilyana dapat menjalani seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah dan almamater, serta memperoleh pengalaman terbaik selama berada di tingkat nasional.
Selamat berjuang, Gerilyana Tryo Putri. Bawa semangat Lampung, tunjukkan talenta mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, dan terus menjadi generasi Sang Juara yang berprestasi serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
#MahasiswaBerprestasi
#MahasiswaBerdampak
#MahasiswaTerbaikdiLampung