METODE BELAJAR YANG COCOK UNTUK MAHASISWA

Belajar adalah bagian dari kehidupan perkuliahan. Ini juga merupakan teknik yang membutuhkan kesabaran dan latihan. Ketika Anda berpikir tentang mempelajari metode yang tepat untuk Anda, pertimbangkan tips di bawah ini. Anda mungkin menemukan teknik yang akan membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari kelas kuliah Anda. Dalam belajar tentu setiap orang memiliki metode masing-masing. Berikut adalah  cara-cara berbeda yang dapat Anda pelajari – yang terbaik adalah mencoba berbagai metode untuk mengetahui mana yang paling cocok untuk Anda!

Salah satu cara paling bermanfaat untuk memulai proses belajar adalah mengatur diri Anda untuk sukses sejak awal. Simak tips berikut ini.

1.      Tetap Mencetak dan Memanfaatkan Buku

Tablet dan media eLearning lainnya nyaman dan portabel, tetapi penelitian menunjukkan bahwa buku masih sangat dibutuhkan ketika kita ingin belajar. Beberapa peneliti berpendapat bahwa mengadopsi kebiasaan interaktif seperti menggulir, mengklik, dan menunjuk meningkatkan pengalaman akademis, tetapi lebih dari 90% siswa yang disurvei mengatakan mereka lebih suka hard copy atau mencetak perangkat digital ketika datang untuk belajar dan pekerjaan sekolah. Selain itu, seorang dosen psikologi menemukan bahwa siswa membutuhkan lebih banyak pengulangan untuk mempelajari materi baru jika mereka membaca di layar komputer versus membaca materi yang di cetak atau dalam bentuk buku.

2.      Dengarkan musik

Sementara beberapa ahli berpendapat kemampuan untuk berkonsentrasi selama keheningan atau mendengarkan musik saat belajar diserahkan kepada preferensi pribadi, banyak yang setuju bahwa memainkan jenis musik tertentu, seperti “komposer abad ke-18” dapat membantu siswa melibatkan bagian otak mereka yang membantu mereka memperhatikan dan membuat prediksi. Belum lagi, mendengarkan musik dapat meningkatkan suasana hati Anda dan mengubah seluruh pandangan Anda tentang belajar secara umum.

3.      Pemanasan

Manfaat olahraga pada otak telah mapan di bidang kesehatan, kebugaran, dan psikologi. Studi menunjukkan kekuatan otak kita mendapat dorongan bahkan setelah latihan singkat, karena tubuh kita memompa oksigen dan nutrisi ke otak. Menurut Dr. Douglas B. McKeag, berkeringat sesaat sebelum memecahkan buku dapat membuat Anda lebih waspada, terbuka, dan dapat mempelajari informasi baru selama sesi belajar pasca-latihan Anda.

BACA JUGA JUARA NASIONAL ESAI MATEMATIKA MAHASISWA UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA PTS TERBAIK SUMATERA

4.      Rileks

Stres menghambat pembelajaran. Peneliti UC Irvine menemukan bahwa stres yang berlangsung sesingkat beberapa jam dapat melibatkan hormon pelepasan kortikotropin yang mengganggu proses menciptakan dan menyimpan kenangan. Mengambil istirahat belajar untuk berolahraga atau menarik beberapa napas dalam-dalam akan membantu Anda belajar jika mereka menurunkan tingkat stres Anda.

5.      Kapan dan di Mana Untuk Belajar

Meskipun Anda mungkin berpikir sesi belajar larut malam tidak menguntungkan bagi kesuksesan akademis Anda, penelitian menunjukkan bahwa hal itu belum tentu merupakan ide yang buruk. Selain itu, beberapa psikolog bahkan mendorong siswa untuk memutuskan hubungan dengan rutinitas kehidupan kampus sehari-hari mereka, terutama ketika datang untuk belajar untuk ujian tengah semester atau akhir. Perubahan tempat belajar berdampak pada kemampuan belajar dan konsentrasi. Psikolog Robert Bjork menyarankan bahwa hanya pindah ke ruangan yang berbeda untuk belajar dapat meningkatkan konsentrasi dan tingkat retensi Anda.

6.      Ikuti Kegiatan Pembelajaran Praktek

Seperti yang Anda lakukan dengan ACT, SAT, atau GMAT, manfaatkan profesor dan instruktur yang membuat ujian lama tersedia sebagai tes praktik. Anda bisa merasakan gaya pengujian instruktur dan menjadi akrab dengan bagaimana informasi dapat disajikan pada hari tes yang sebenarnya. Sebuah studi menemukan siswa yang menguji diri mereka dengan tes praktik setelah mempelajari materi mempertahankan 50% lebih banyak informasi seminggu lebih lambat daripada rekan-rekan mereka yang tidak mengikuti tes praktik.

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER – UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA

7.      Coba Metode Buku Catatan Feynman

organisasi ini dengan menulis di halaman judul buku catatan kosong, buku Fisikawan Robert Feynman menciptakan metode pembelajaran berbasis catatan tentang hal-hal yang tidak saya ketahui. Dari sana, ia mengembangkan teknik dekonstruksi dan rekonstruksi ide, dalam upaya untuk memahami bahkan konsep yang paling rumit sekalipun. Untuk menggunakan metode ini dan belajar bagaimana belajar secara efektif, pertama-tama identifikasi apa yang ingin Anda pelajari. Kemudian, cobalah menjelaskannya seperti yang Anda lakukan kepada anak berusia lima tahun. Metode Feynman sangat ideal untuk menggunakan analogi untuk lebih menggambarkan konsep Anda (misalnya, pohon bonsai seperti pohon besar, tetapi lebih kecil).

8.      Mengambil Peran Guru

Penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki memori yang lebih baik dan kemampuan mengingat ketika mereka belajar informasi baru dengan harapan harus mengajarkannya kepada orang lain. Ini masuk akal, karena guru dibebankan dengan tidak hanya belajar informasi untuk diri mereka sendiri, tetapi juga dengan mengatur elemen kunci dari informasi tersebut untuk menjelaskannya dengan jelas kepada orang lain. Studi juga menunjukkan bahwa siswa lebih terlibat dan secara naluriah akan mencari metode penarikan dan organisasi ketika diharapkan untuk mengambil peran “guru”. Ini bisa sangat efektif dengan mata pelajaran seperti pemahaman membaca dan sains.

Saya harap Anda dapat menemukan metode yang sempurna untuk Anda, dan semoga sukses dalam upaya belajar Anda!

Translate »