SMAN 2 BANDARLAMPUNG JUARA UMUM FESTIVAL PADUAN SUARA TEKNOKRAT
en id
Sunday, 26 May 2019

Latest News

SMAN 2 BANDARLAMPUNG JUARA UMUM FESTIVAL PADUAN SUARA TEKNOKRAT

     BANDARLAMPUNG – Terselenggaranya festival paduan suara yang diselenggarakan perguruan tinggi Teknokrat, Selasa (10/11) lalu. ternyata mengantarkan siswa SMAN 2 Bandarlampung keluar sebagai jawaranya.
     Melalui tembang daerah Jali-Jali dan tembang perjuangan Gugur Bunga, tim Bina vokalia (bivok) Smanda berhasil menyabet juara I dan mengalahkan 14 tim lainnya yang berasal dari seluruh SMA se-Lampung.
    Guru Pembina Bivok Smanda, Nuning menyatakan timnya membawakan lagu Jali-Jali dan Gugur Bunga yang diaransemen sendiri dengan memadukan empat suara, yaitu sopran, alto, tenor dan bas. “Tim paduan suara berlatih selama beberapa minggu untuk mengikuti lomba ini,” katanya.
    Bukan itu saja, ternyata keseriusan timnya mengikuti lomba ini juga terlihat dari penyuguhan drama pada tampilan pembuka yang membuat para penonton terpana. “kami sengaja menyuguhkan penampilan drama pendek yang menceritakan perjuangan pahlawan pada awal penampilan. Itu sebagai pembukaan dari lagu gugur bunga yang dinyanyikan oleh tim,” ujarnya.
    Melihat antusiasme dan kegigihan peserta dalam mengikuti perlombaan tersebut, Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. mengpresiasi semangat para peserta. Sebagai pembuktian semangat juang dan menjunjung tinggi sportivitas, disebutnya itu merupakan upaya dalam memaknai Hari Pahlawan yang dapat disalurkan melalui kecintaan terhadap seni dan musik Indonesia, tanpa meninggalkan unsur kebangsaan.
    “ini sesuai dengan tema yang diusung. kita harapkan generasi muda dapat merenungkan, menghargai dan melanjutkan semangat juang para pahlawan. Saya turut mengapresiasi kreativitas para peserta yang sudah membuktikan hal itu,” terang dia.
    Dengan mengusung tema Dengan Seni Kita Kenang Semangat Juang dan Jasa Para Pahlawan Bangsa itu, diharapkan para generasi muda memaknai hari pahlawan sebagai suatu upaya untuk mengingatkan siswa dalam membangun Indonesia. Bukan hanya peningkatan semangat, namun perjuangan tanpa pamrih di dalam sanubari.
    Kendati demikian, dia terus berupaya untuk memotivasi dan mengapresiasi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi dan mengingatkan agar generasi muda tidak membuang-buang waktu terhadap hal yang bersifat negatif.
    Pelatih tim AK Choir, Eldi Alfirudi mengatakan peserta boleh memilih salah satu dari tiga lagu wajib yang disediakan panitia, yakni Maju Tak Gentar, Gugur Bunga, dan Hymne Guru. Selain itu juga membawakan salah satu dari 10 lagu pilihan, diantaranya Cangget Agung, Bumi Lampung, Manuik Dadali,  Sik-Sik Sibatumanikam, Jali-jali, Es Lilin, Cublak-Cublak Suweng, Rek Ayo Rek,  Yamko Rambe Yamko, dan Ayam Den Lapeh. (Radar Lampung, 12 November 2015)










Go to Top