Perguruan Tinggi Teknokrat Hadirkan Tokoh Muda Lampung
en id
Sunday, 16 June 2019

Latest News

Perguruan Tinggi Teknokrat Hadirkan Tokoh Muda Lampung

 
Perguruan Tinggi Teknokrat bekali mahasiswanya dengan pengetahuan sistem pendidikan akademik, politik, karakter, dan pemerintahan. Hal ini diberikan pada kegiatan Program Orientasi Pendidikan Tinggi (PROPTI) yang dilaksanakan di kampus setempat (19-21/9). Dalam kegiatan ini narasumber yang memberikan materi diantaranya adalah Rycko Menoza SZP., SE., SH., MBA.
 (Bupati Lampung Selatan), Heru Sambodo, ST., MH., (Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung), dan Letkol. Tri Budi Utomo, SE. (Komandan Kodim 0410). Acara tersebut di dampingi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Dr. (cand.) Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
 
Dalam Paparannya Rycko Menoza SZP. yang memberikan kuliah umum Peran dan Tugas Kepala Daerah serta Tokoh Pemuda menjelaskan, bahwa Pemuda harus memanfaatkan masa muda dengan hal-hal yang bermanfaat dan baik. Kaum muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan negara ini, baik buruknya bangsa ke depan tergantung kepada bagaimana generasi mudanya, apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh, memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, Ujarnya. 
 
Secara umum pemuda atau mahasiswa menyandang empat fungsi strategis, yaitu sebagai penyampai kebenaran, sebagai agen perubahan, sebagai generasi penerus masa depan dan  sebagai transformasi nilai-nilai kepemimpinan, papar Rycko. Pemuda atau mahasiswa dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembang tujuan bangsa. Hal ini dapat ditunjukkan dengan secara santun tanpa mengurangi esensi dan agenda yang diperjuangkan,  semangat mengawal dan mengawasi jalannya reformasi, dan memiliki sikap kritis, jelas Rycko.
 
Sementara itu, Heru Sambodo, ST., MH. Dalam penjelasannya dalam peran dan fungsi DPRD dalam kehidupan otonomi daerah memaparkan bahwa negara Indonesia adalah negara yang demokrasi. Kita perlu demokrasi yang terpimpin, demokrasi yang punya landasan, punya aturan, punya undang-undang, punya guiden yang jelas bagaimana kita menjalankan demokrasi yang baik. Demokrasi perlu dijaga dengan baik, karena memberikan makna penghargaan kepada harkat dan martabat manusia karena manusia mempunyai kedudukan dan kesempatan dalam meraih kesempatan untuk maju dan berkembang dalam kehidupan berpolitik, negara dan bangsa, ucapnya. 
 
Selain itu, Heru juga menjelaskan bahwa DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat di daerah yang terdiri atas anggota partai politik peserta pemilihan umum (Pemilu) yang dipilih berdasarkan suara terbanyak dari hasil pemilihan umum. Peran dan fungsi DPRD dalam otonomi daerah adalah sebagai wakil rakyat dan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, Menampung aspirasi masyarakat serta memperjuangkan kepentingan rakyat dalam proses pemerintahan dan bernegara, sebagai mitra yang berkedudukan sejajar dengan kepala daerah, pungkasnya. 
 
 
Sedangkan Letkol. Tri Budi Utomo, SE. dalam penjelasannya mengenai Wawasan Kebangsaan dalam Memperkuat 4 Pilar Bangsa mengatakan bahwa kebangsaan adalah suatu komitmen hati nurani untuk membangun ikatan emosional dan rasional diantara berbagai realitas kesukuan, ras, agama, warna kulit, dan budaya serta kepentingan yang berbeda. Lebih lanjut Beliau menjelaskan tentang 4 pilar kebangsaan yaitu, 1) Pancasila; 2) UUD 1945; 3) Bhineka Tunggal Ika; dan 4) NKRI, sambung Beliau. Menurut Beliau pemimpin masa depan yang diharapkan harus berkarakter, visioner, kuat, amanah, dan keteladanan luhur dalam mengamalkan 4 pilar, ujarnya.
Go to Top