Teknokrat Borong Tiga Juara Lomba Karya Tulis Mahasiswa

Lagi-lagi mahasiswa Perguruan Tinggi Teknokrat mengukir prestasi. Kali ini prestasi yang diraih adalah Juara I, Juara II, dan Juara Harapan III lomba Karya Tulis Mahasiswa tingkat regional yang selenggarakan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II. Kegiatan yang diikuti oleh perguruan tinggi se-Kopertis Wilayah II ini digelar pada tanggal 20 September 2012.

Juara I diraih oleh Muhamad Khairul Azwar, mahasiswa D3 Teknik Komputer AMIK Teknokrat. Karya Tulis yang dibuat berjudul “Sistem Pengaman Kendaraan Bermotor Menggunakan RFID”. Menurut Azwar, saat ini tingkat kejahatan semakin merajalela seperti pembegalan, perampokan, dan pencurian kendaraan bermotor. Untuk itu kendaraan yang tidak ditambah pengaman oleh pemiliknya akan mudah dicuri atau dibawa perampok, tambahnya. Pemasangan kunci pengaman tambahan, memasang alarm, dan mamasang tombol rahasia menurut Azwar masih kurang cukup untuk pengamanan kendaraan bermotor, untuk itu dalam karya tulisnya, Azwar membuat suatu sistem keamanan kendaraan bermotor menggunakan RFID dengan mikrokontroler. 

Juara II diraih oleh Wawan Gunawan, mahasiswa S1 Sistem Informasi STMIK Teknokrat. Karya Tulis yang dibuat Wawan berjudul “Rancang Bangun Pembelajaran Nama-Nama Hewan Bagi Anak Usia Dini Berbasis Media Kreatif”. Wawan tertarik membuat karya tulis tersebut karena menurutnya seorang guru harus mengembangkan perencanaan pembelajaran anak usia dini menjadi lebih aktif, inovatif, dan kreatif. Untuk itu pemanfaatan Teknologi Informasi dalam media pembelajaran akan membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Oleh sebab itu Wawan membuat suatu aplikasi pembelajaran nama-nama hewan menggunakan macromedia flash.

Sedangkan juara harapan III diraih oleh Niko Ginanto, mahasiswa S1 Sastra Inggris STBA Teknokrat. Dalam karya tulisnya, Niko mengambil judul “Memaksimalkan Potensi Kearifan Lokal Lampung untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat”. Menurut Niko daerah Lampung memiliki banyak potensi kearifan lokal seperti tari-tarian, kerajinan tangan,  dan makanan khas Lampung yang dapat bermanfaat untuk masyarakat Lampung. Untuk itu potensi ini harus dikembangkan dan dimaksimalkan dengan mamadukan kreatifitas, inovasi, dan teknologi, ujar Niko. 

Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA. saat ditemui menyatakan rasa bangganya atas prestasi yang diraih mahasiswa Teknokrat. Beliau juga mengatakan Teknokrat akan terus mencetak generasi-generasi yang berpotensi dan berprestasi.