Mahasiswa Universitas Teknokrat Bantu Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Kaliawi
Friday, 15 November 2019

Berita Lain

Mahasiswa Universitas Teknokrat Bantu Warga Korban Kebakaran di Kelurahan Kaliawi

Musibah kebakaran yang menimpa belasan kepala keluarga di Kelurahan Kaliawi Tanjungkarang Pusat Bandarlampung, beberapa waktu lalu, menjadi perhatian kampus Universitas Teknokrat Indonesia. Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Minggu (8/9/2019), melakukan aksi peduli kepada korban bencana kebakaran bukit Kaliawi Kecamatan Tanjungkarang Pusat.

Aksi peduli mahasiswa Universitas Teknokrat ini didampingi oleh Wakil Rektor III Muhammad Najib Dwi Satria, S.Kom, MT. Bantuan mahasiswa diterima oleh Madlias selaku Koordinator posko bencana di Kelurahan Kaliawi. Menurut sejumlah mahasiswa, aksi peduli bencana kebakaran di Kaliawi ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM. Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat dan pihak Rektor Universitas Teknokrat tambah, M. Najib Dwi Satria, sangat mendukung kegiatan mahasiswa dalam segala bidang apalagi kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

Jenis bantuan dari mahasiswa Universitas Teknokrat untuk korban kebakaran antara lain peralatan dapur, alat rumah tangga, karpet, alat mandi dan lain-lain. Bantuan ini kata Najib, terkumpul dari mahasiswa dan pihak kampus Teknokrat. Sedangkan rombongan yang menyerahkan berjumlah 17 orang yang tergabung dari perwakilan BEM dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

M. Najib mengatakan, setiap musibah yang menimpa hamba Allah pasti ada hikmahnya. Oleh karena itu, warga harus sabar, tawakal dan terus berusaha. “Semoga bantuan yang diberikan Teknokrat ini dapat meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran,” ujar Aji. Dari aksi peduli sosial ini, mahasiswa memperoleh sejumlah informasi, antara lain, kebakaran terjadi pada Kamis 5 September) dini hari pukul 01.00 dan berhasil padam pada pukul 04.00 WIB. Jumlah rumah yang terkena musibah ada 12 rumah semi permanen, 11 Rumah terbakar rata dengan tanah dan 1 rumah rusak. Sedangkan jumlah korban yang terkena musibah ada 62 orang termasuk anak kecil dan bayi. (W9)

Go to Top