Seminar Internasional di Teknokrat Lampung, Begini Cara Bangun Diplomasi
en id
Tuesday, 16 July 2019

Seminar Internasional di Teknokrat Lampung, Begini Cara Bangun Diplomasi

Seminar internasional yang dilaksanakan civitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Lampung menghadirkan narasumber dari Nerv University of Croatia yang membahas tentang hubungan diplomasi dan kerjasama dibidang pendidikan. Dalam seminar internasional yang bertajuk "Contribution of Economics, Social Science, and Technology in Digital Age" ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan yang ada di Universitas Teknokrat Indonesia (UTI).

Ruzica Jakesevic salah satu pemateri seminar dalam pemaparannya mengatakan diplomasi antar negara dapat dibangun dengan menerapkan cara seperti kuliner makanan, olahraga, dan tourism diplomacy. "Ketiga konsep ini tidak hanya meningkatkan pendapatan suatu negara akan tetapi dapat menciptakan branding yang tepat dan menjaga kestabilan hubungan komunikasi politik antar negara," papar Ruzica di GSG Universitas Teknokrat, Jumat (28/6/2019).

Pemateri lainnya yakni Pakar Komunikasi dan big data analysis University of Zagreb Hrvoje Jakopovic mengatakan peningkatan nation brandig dapat dilaksanakan dengan cara membangun harmonisasi antar masyarakat, lembaga dan negara untuk membangun image suatu negara termasuk mengembangkan pariwisata dengan baik. "Membangun kepercayaan customer dalam hal ini turis lewat pariwisata adalah langkah penting untuk membangun image bangsa," kata Jakopovic.

Selain itu, untuk membangun kepercayaan customer (turis) ia menyarankan untuk menggunakan teknologi terkini yang dinamakan big data. "Dengan menggunakan big data, kita dapat mengidentifikasi keinginan customer seperti kesehatan, masakan, gaya hidup dan sebagainya," ujarnya. Pakar diplomasi dan hubungan internasional, Dana Lusa menambahkan untuk membangun diplomasi yang baik perlu ada event olahraga yang sifatnya multinasional seperti piala dunia, olimpiade maupun event olahraga lainnya di Indonesia. "Bagi negara yang melaksanakan sport multinasional selain mempromosikan negaranya juga mempresentasikan negaranya lewat olahraga sebagai bagian dari hubungan internasional. Lewat olahraga juga akan tercipta citra yang baik terhadap dunia tentang prospek ekonomi yang cerah dan iklim investasi yang kondusif," tambah Dana Lusa.


Sementara Rektor Universitas Teknokrat Indonesia M. Nasrullah Yusuf memberikan kesimpulan bahwa membangun nasional branding harus mengedepankan keunggulan kompetitif sehingga produk yang dikreasikan dapat menyaingi produk luar negeri. "Hal ini penting dan harus diperhatikan. Tentu dengan peran aktif dalam perekonomian digital yang sedang berkembang saat ini," jelas dia. (FEBRI/PRO2)

Go to Top