Universitas Terbaik di Lampung, Dosen Teknokrat Terjun Dampingi Mahasiswa Program Kampus Mengajar di Daerah 3 T

Lampung Tengah, – Program Kampus Mengajar yang dicanangkan Kemendikbud RI telah dimulai sejak 22 Maret 2021. Belasan ribu mahasiswa yang lolos seleksi secara serentak diterjunkan ke sekolah dasar (SD) di daerah 3T (Tertinggal, terdepan, dan terluar) di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Lampung.

Dalam pelaksanaannya mahasiswa dibimbing oleh dosen pendamping lapangan (DPL). Berkaitan dengan hal tersebut sebanyak 29 dosen Universitas Teknokrat Indonesia, ditunjuk oleh Kemendikbud untuk menjadi DPL di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung.

Dosen UTI sangat antusias menyambut program ini. Menurut salah satu DPL, Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum., program Kampus Mengajar menjadi ajang pengabdian bagi mahasiswa dan dosen kepada masyarakat secara langsung. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi dosen dan mahasiswa terutama dalam kegiatan pengembangan literasi dan numerasi bagi masyarakat.

“Melalui program ini insan akademik dapat lebih mengenali kondisi pendidikan SD pada masa pandemi Covid-19. Sekolah-sekolah di daerah pelosok membutuhkan bantuan dalam menyelenggarakan pendidikan di masa pandemi. Ini saatnya kita hadir untuk masyarakat,” tutur Dosen Bahasa Indonesia tersebut dalam kegiatan Pembukaan dan serah terima peserta Program Kampus Mengajar Angkatan I tahun 2021 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung tengah, Kamis, 25/3/2021.

Kepala Dinas P & K Lampung Tengah Syarif Kusen, S.Pd., M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. Pihaknya merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa dan dosen yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud RI, para dosen, dan mahasiswa.
Syarif Kusen meminta jajarannya baik dari dinas, Korwil Pendidikan tingkat kecamatan agar memastikan program ini berjalan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa dan dosen yang rela terjun ke sekolah di Lampung Tengah. Para Korwil tolong layani mahasiswa dan dosen agar dapat berkomunikasi dengan pihak sekolah. Tolong pastikan program ini berjalan dengan baik,” ujar Kadis dalam sambutan di hadapan para dosen, mahasiswa, dan Korwil Pendidikan.

Sementara itu Ahmad Yudi Wahyudin, M.Pd, Koordinator Program Merdeka Belajar kampus Merdeka UTI menyatakan, program kampus mengajar bertujuan untuk membantu sekolah dalam menyiapkan pembelajaran di masa pandemi. Oleh karena itu dosen dan mahasiswa harus benar-benar berkontribusi terhadap sekolah yang kesulitan menyelenggarakan pembelajaran di masa pandemi.

“Mengingat pentingnya kegiatan ini, para dosen diharapkan dapat berkunjung secara langsung ke dinas dan sekolah terkait, agar benar-benar mengetahui bagaimana kondisi di lapangan, sehingga dapat memberikan solusi yang tepat,” tutur Yudi yang menjabat sebagai Wakil Rektor IV.

Terpisah, Wakil Rektor I Dr H. Mahathir Muhammad, SE., MM mengatakan bahwa pihak universitas merasa bangga akan kiprah dan peran mahasiswa serta dosen dalam program Kampus Mengajar angkatan 1, Mahathir berharap program ini berlanjut di masa yang akan datang.