Monday, 28 September 2020

Berita Lain

Mahasiswa Universitas Teknokrat Borong Lomba Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung

Bandarlampung, – Prestasi sangat menggembirakan diraih oleh Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, dalam pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung tahun 2020. Peserta finalis dari Universitas Teknokrat, salah satu PTS terbaik di Lampung ini, memborong prestasi juara dalam ajang pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung, malam finalis pada Jumat (14/8/2020), di Hotel Sheraton Lampung.
Menurut dosen pembimbing Masnia Rahayu, dari 24 finalis Duta Bahasa, enam peserta yang meraih juara adalah mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Kampusnya Sang Juara!.

Mahasiswa Univetsitas yang meraih juara dalam ajang pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2020 yaitu ;
1. Shana Makhmood Khan (Sastra Inggris) meraih Juara 3 Duta Bahasa Provinsi Lampung
2. Robin Hariyadi (Pustik) meraih juara 3 Duta Bahasa Provinsi Lampung
3. Isidorus Richardius Kuncoro (Informatika) meraih juara 5 Duta Bahasa Provinsi Lampung
4. Ahmad Ali Ridho (Manajemen) meraih juara Favorit Duta Bahasa Provinsi Lampung
5. Vina Qurrota’ Akyuningrum (Pendidikan Bahasa Inggris) meraih juara Kostum Terbaik
6. Usman Roni (Sastra Inggris) merupakan jajaran 12 besar Finalis Duta Bahasa Provinsi Lampung.

Final pemilihan Duta Bahasa Lampung itu diikuti oleh 24 finalis yang berasal dari perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang ada di Provinsi Lampung. Para finalis telah melewati tahapan-tahapan penilaian yang dimulai dari beberapa bulan yang lalu dengan jumlah peserta sekitar 300 peserta dan tersaring menjadi 24 finalis. Kemudian dewan juri terdiri dari Kepala kantor Bahasa Provinsi Lampung, Humas Polda Lampung dan beberapa instansi terkait.

Diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat yang menjadi Duta Bahasa ke depannya bisa bermanfaat bagi masyarakat Lampung dalam peningkatan berbahasa dengan cara menginformasikan dan mengajak penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan generasi milenial. Sehingga akan menimbulkan kecintaan, bangga dan rasa memiliki terhadap Bahasa Daerah dan Bahasa Indonesia.

“Semoga mahasiswa mahasiswi Universitas Teknokrat dapat meningkatkan prestasi di kompetisi duta bahasa tahun depan dan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk mengikuti kompetisi-kompetisi dalam meningkatkan kemampuan mereka masing-masing,” ujar Masnia.