Monday, 28 September 2020

Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Webinar Series Menghadirkan Alumni Universitas Kelas Dunia

Bandarlampung, – Universitas Teknokrat Indonesia salah satu PTS terbaik di Lampung menggelar Webinar Series Sharing Session with World Class University Alumni : Achieving Successful Study and Career (Berbagi Pengalaman dengan Alumni Universitas Kelas Dunia: Meraih Sukses dalam Studi dan Karir).

Webinar diikuti sebanyak 362 orang, terdiri dari mahasiwa, dosen, ASN, pegawai BUMN dan perusahaan swasta, berasal dari Aceh, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta Malang, Papua hingga Washington DC Amerika Serikat.

Webinar Sheries yang dibuka oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, menghadirkan pembicara pertama Mega Valentina, BA, MPA, Harvard University Alumna US-ASEAN Business Council dan Akhyar Rido, MA, Ph.D, Dekan FSIP Universitas Teknokrat Indonesia juga alumni The National University of Malaysia

Mega Valentina memberi wawasan kepada peserta Webinar Series, studi di World Class University bukanlah hal yang mustahil bagi anak muda Indonesia. Mega menyampaikan ia berjuang bertahun-tahun untuk dapat diterima di Harvard University. Sebelumnya dia berkuliah di Columbia University dan Universitas Padjadjaran.

Menurut Mega, hal yang penting selain akademik adalah kegiatam organisasi dan sosial. Mega pernah menjadi sukarelawan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Di Harvard ia menghadiri kuliah oleh para pemimpin dunia.

Saat ini Mega bekerja di US-ASEAN Business Council yang menjembatani hubungan bisnis dan perdagangan 500 Perusahaan Besar Amerika dengan negara-negara Asean.

Rido menyatakan, di the National University of Malaysia ia ditempa menjadi akademisi yang tangguh. Di kampus ini banyak diskusi dan berdebat dengan para profesor serta melakukan kunjungan riset ke Australia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yang juga lulusan Michigan University Amerika menyampaikan kuncinya adalah disiplin, berfokus kepada mutu, kreatif, dan inovatif. Untuk berhasil perlu kompetensi yang baik, mampu berkomunikasi serta berpikir kritis. Sehingga mempunyai bobot keilmuan lebih dari yang lain.