Saturday, 19 September 2020

Kerjasama

Universitas Teknokrat Jalin Kerjasama dengan Universitas Nasional Gangneung Wonju Korea Selatan

Universitas Teknokrat Indonesia menjalin kerjasama/Memorandum of Understading (MoU) dengan Universitas Nasional Gangneung Wonju Korea Selatan (Korsel). Nota kesepahaman antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Universitas Nasional Gangneung Wonju, dilakukan di kampus Wonju, Senin (21/10/2019). Dari Teknokrat dilakukan oleh Wakil Rektor I Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM dan dari Universitas Nasional Gangneung Wonju, dilakukan Acting President Deok Young Park.

Universitas Nasional Gangneung-Wonju (GWNU), sebuah lembaga pendidikan tinggi dan lembaga Korea Selatan, yang terletak di 7, Jukheon-gil, Gangneung, Gangwon, Korea Selatan. Sedangkan Universitas Teknokrat Indonesia berlokasi di Jl. H. Zainal Abidin Pagaralam No. 9-11 Labuhan Ratu Bandarlampung. Menurut Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Mahathir Muhammad, tujuan dari MoU untuk memfasilitasi dan mengoordinasikan kerja sama penelitian bersama dan pengembangan kurikulum. Kemudian, mengatur, mempromosikan, dan mengoordinasikan pertukaran dosen dan mahasiswa jangka panjang dan jangka pendek, dan kegiatan akademik lainnya. Dengan ketentuan bahwa semua peserta memiliki kualifikasi yang tepat dan ada sumber daya keuangan yang memadai.

Implementasi dari MoU ini, diharapkan semua peserta harus mendapatkan asuransi kesehatan yang valid dan mematuhi peraturan imigrasi negara tuan rumah. Para pihak dapat mengirim siswa berbasis biaya untuk belajar bahasa sesuai dengan kebijakan dan jadwal masing-masing lembaga. Perjanjian ini dibuat dengan persetujuan bersama para pihak, dengan mengeluarkan rincian tertulis yang ditandatangani oleh pihak yang terkait.

Kerjasama ini mulai berlaku pada tanggal ditandatangani oleh kedua belah pihak dan berlaku untuk lima tahun. MoU ini akan diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama jika telah berakhir. MoU ini dapat diakhiri oleh salah satu pihak asalkan pihak yang ingin mengakhiri memberikan pemberitahuan tertulis tentang niatnya setidaknya tiga bulan sebelum penghentian. (W9)

Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Silaturahmi dengan Universitas Gadjah Mada

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) sebagai salah satu Kampus Swasta Terbaik di Lampung mendapatkan kehormatan untuk bisa bersilaturahmi dan berkunjung ke rektorat dan tiga fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tanggal 30 September 2019. Tujuan lain dari silaturahmi dan kunjungan adalah memberikan motivasi kepada dosen dosen Teknokrat yang studi dan menjalin kerjasama dengan pihak UGM. Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Teknokrat, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. memimpin kunjungan didampingi sebelas dosen-dosen Universitas Teknokrat Indonesia yang sedang studi di Universitas Gadjah Mada.

Rektor Universitas Teknokrat diterima langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono. M.Eng., D.Eng diruang rektorat UGM didampingi oleh seluruh dosen-dosen Universitas Teknokrat yang sedang studi di UGM. Dalam suasana yang cukup akrab dan hangat, rektor UTI menyampaikan harapan untuk terus menjalin silaturahmi dengan pihak UGM. Hal ini diwujudkan dengan mengirim dosen-dosen untuk studi di UGM dan mempertimbangkan UGM sebagai the best university in Indonesia yang juga mempunyai motto ‘Mengakar Kuat Menjulang Tinggi’. Rektor UGM menyambut baik kunjungan dan menyampaikan penghargaan kepada Rektor Universitas Teknokrat Indonesia akan bentuk kepedulian kepada dosen-dosen yang studi dan teladan yang patut dicontoh. Beliau juga menyampaikan bahwa tugas mendidik bangsa yang besar ini bukan hanya tugas universitas negeri namun setiap elemen masyarakat terutama universitas swasta. Pertemuan yang sangat berharga ini ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama.

Kunjungan ke pihak UGM juga dilakukan pada tiga fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan dan Fakultas Ilmu Budaya yang menjadi tempat dosen-dosen Teknokrat yang studi saat ini. Kunjungan pertama dilakukan di Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, dan diterima langsung oleh Ketua Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D.dan didampingi oleh Ketua Program Studi S3 Teknik Elektro Bapak Dr. D. Eng. F. Danang Winaya, S.T., M.T. Di kesempatan ini, kunjungan silaturahmi dan harapan untuk bisa mengadakan kerjasama disambut dengan baik. Peluang dan informasi demi kelancaran studi dosen-dosen Teknokrat yang akan dan sedang studi juga dipaparkan oleh tim Fakultas Teknik UGM.

Pada kesempatan berikutnya di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, Rektor Universitas Teknokrat dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan diterima oleh Kepala Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika Drs. Agus Harjoko, M.Sc., Ph.D, Ketua Program Studi S2 Ilmu Komputer Bapak Dr. Tri Kuncoro Priambodo. M.Sc., dan beberapa ketua lab yang ada di FMIPA UGM. Pada Pertemuan ini pihak program studi Ilmu Komputer UGM memaparkan program-program yang menarik dan perkembangan penelitian di bidang science dan teknologi. Peluang kerjasama juga disampaikan dan disambut baik oleh pihak Teknokrat. Pihak fakultas juga memberikan motivasi kepada dosen Teknokrat yang sedang studi di UGM agar terus bersemangat untuk menyelesaikan studinya.

Pada pertemuan di Fakultas Ilmu Budaya UGM, Teknokrat diterima langsung oleh Dekan FIB UGM, Dr. Wening Udasmoro., M.Hum., DEA., tim dekanat dan ketua program studi. Pesan-pesan penting yang disampaikan dalam kunjungan silaturahmi yang cukup berharga ini yaitu motivasi kepada dosen-dosen UTI yang sedang studi dan peluang kerjasama antara pihak Teknokrat dan Fakultas Ilmu Budaya UGM. Pihak FIB UGM juga memotivasi semua dosen Teknokrat yang studi untuk berusaha lulus tepat waktu dan mengikuti program hibah-hibah yang ada seperti Peningkatan Kualitas Publikasi International (PKPI/Sandwich Program), Hibah Rekognisi Tugas Akhir (RTA) dan Hibah Doktoral DIKTI. Kunjungan kemudian ditutup dengan ramah tamah dengan pihak FIB UGM dan penyerahan cindera mata.

Universitas Teknokrat Indonesia Jalin MoU dengan Hubei University of Technology China

Penandatangan kerjasama atau Memorandum of Undestanding (MoU) dari Teknokrat dilakukan oleh Rektor Universitas Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, diwakili oleh Wakil Rektor II Universitas Teknokrat Indonesia Hj. Dewi Sukmasari, MSA, CA, Akt, dalam acara Collaborative Meeting China Universities and Indonesian Universities, Senin (11/3/2019). Sedangkan dari Hubei University of Teknology China ditandatangani oleh Prof. Dr. Zhangying Jiang.

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Hubei University of Technology-China ini meliputi, pengembangan kursus bersama dan program pendidikan. Kemudian pertukaran mahasiswa pascasarjana dan sarjana untuk studi penelitian, pertukaran profesor dan peneliti untuk penelitian. Ceramah dan diskusi, pertukaran informasi termasuk pertukaran bahan pustaka dan publikasi penelitian, konferensi bersama, seminar dan lokakarya.

Terkait kerjasama antara Universitas Teknokrat dengan Hubei University of Technology China, Wakil Rektor II Universiras Teknokrat Hj. Dewi Sukmasari, MSA, CA, Akt, berharap dengan terjalinnya kerjasama ini dapat meningkatkan mutu pendidikan, penelitian dan pengembangan di Universitas Teknokrat Indonesia. Dengan MoU ini nantinya bisa dilaksanakan seminar, konferensi dan workshop serta joint course summer programs.



Ini sesuai dengan visi Universitas Teknokrat ingin menjadi universitas unggul di Sumatera yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui tri darma perguruan tinggi.

Untuk mewujudkan visi tersebut maka dilakukan langkah-langkah antara lain :  Dengan nenyelenggarakan dan mengembangkan program pendidikan tinggi yang profesional, bermutu, kreatif, dan inovatif.

Melaksanakan riset untuk pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang bermanfaat bagi masyarakat. Mengembangkan pusat layanan dan kerjasama inovasi untuk menghasilkan produk terapan yang berdaya saing.

Memperkuat manajemen berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menumbuhkembangkan suasana akademis yang kondusif menuju Good University Governance (GUG) berstandar internasional. (W9)

Universitas Teknokrat Lakukan MoU dengan Tomsk State University Rusia

Berbagai terobosan terus dikakukan oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kampusnya. Salah satu langkah yang dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan berbagai universitas dan perguruan tinggi di sejumlah negara.

Kali ini kerjasama dilakukan dengan mewujudkan Penandatanganan Nota Kesepahaman/Memmorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Tomsk State University Rusia. Penandatanganan dilakukan di KBRI Indonesia Moskwa, Kamis (1/8/2019), waktu setempat, antara pihak Tomsk State University Rusia Prof. Artem Yu Rykun dan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA. Penandatangan kerjasama disaksikan Ketua Umum APTISI Dr. Budi Djatmiko, Dewan Penasehat Forum Rektor Indonesia Prof. Edy Suandy Hamid, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM.

Dalam penandatangan kerjasama ini juga dihadiri mantan Dubes Rusia untuk Indonesia. Bahkan dalam kesempatan ini, mantan Dubes itu berbicara dalam Bahasa Indonesia. Dalam kesempatan ini, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Mahathir Muhammad menyerahkan cinderamata Tapis Lampung dan plakat kepada Prof. Artem Yu Rykuna dan pejabat terkait. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan MoU antara RUDN University dengan 26 perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kunjungannya ke RUDN University, Ketum APTISI Dr. Budi Djatmiko, Dewan Penasehat Forum Rektor Indonesia Prof. Edy Suandy Hamid, Rektor Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, dan sejumlah Rektor perguruan tinggi disambut dengan hangat oleh Rektor RUDN University Prof. Vladimir Filippov, Mr. Adiguna Vijay, Director Akademy Yury Razoumny dan lain-lain. Sebelnya, Universitas Teknokrat Indonesia juga melakukan MoU dengan perusahaan digital Unicon Supertext, di Stocholm Swedia, Sabtu (26/7/2019) waktu setempat. Stochholm merupakan kampung Indonesia yang ada di Swedia.

Penandatangan MoU dilakukan langsung oleh CEO Supertext, Sweden Mr. Martin Jacobson dengan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, diketahui Ketua APTISI Dr. Budi Jatmiko. Juga disaksikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. Mahathir Muhammad, SE, MM, dan staf Duta Besar Indonesia untuk Swedia. (W9)

Universitas Teknokrat Lakukan MoU dengan Pemprov Lampung

Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Senin (4/3/2019). Dari pihak Pemprov Lampung langsung ditandatangani oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo.

MoU antara Pemprov Lampung dengan Univetsitas Teknokrat Indonesia dan perguruan tinggi lainnya, dilakukan bersamaan dengan pengukuhan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Lampung masa bakti 2019-2022.

Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, didampingi Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Yeni Agus Nurhuda, saat dimintai keterangan, Selasa (4/3/2019), menjelaskan, MoU antara Universitas Teknokrat dengan Pemprov Lampung sangat bagus. Karena disini Pemprov memberi ruang gerak dan penghargaan karya intelektual kampus.

Yeni Agus lebih lanjut menjelaskan, ruang lingkup kesepakatan bersama antara Pemprov Lampung dan Univetsitas Teknokrat ini meliputi: Penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap sumber daya alam dan lingkungan di Provinsi Lampung. Diseminasi, serta pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan guna perencanaan dan pembangunan di Provinsi Lampung.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk tidak terbatas pada pendidikan dan pelatihan. Percepatan penguatan ekonomi daerah. Penegakan supremasi hukum. Peningkatan tata kelola pemerintah (good governance). Pertemuan ilmiah (seminar, workshop) dan kegiatan lain yang disepakati para pihak.

Sementara itu, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan, masyarakat tidak akan maju tanpa ilmu pengetahuan dan tekonologi. Karena itu, tugas bersama untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing.

“Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, Lampung mau tidak mau akan maju. Hal itu tentu juga akan berpengaruh bagi masyarakat Lampung. Untuk itu, kita harus mempersiapkan dan memperhatikan pendidikan generasi muda. Sehingga mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Lampung,” jelas Gubernur Ridho. (W9)