Saturday, 19 September 2020

Kerjasama

Teknokrat Jalin Kerjasama dengan Tashkent State University of Economics Uzbekistan

Berbagai terobosan dilakukan oleh Rektor Universitas Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mutu lulusannya dengan menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Belum lama ini, sekitar akhir November 2018 Universitas Teknokrat Indonesia menjalin Kerjasama Luar Negeri dengan Tashkent State University of Economics Uzbekistan.

Rektor Universitas Teknokrat HM. Nasrullah Yusuf, usai Yudisium ke-IV, Senin (17/12/2018) menjelaskan, kerjasama dilakukan antara Universitas Teknokrat Indonesia dengan Tashkent University of Economics Uzbekistan. Dari Teknokrat menandangani langsung Rektor Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA dan dari Taskent State University of Ekonomi diwakili oleh Vice Rector Academic Affair Prof. Gafurjon Zakhidov. Masih menurut Nasrullah Yusuf, kerjasama dilakukan dalam bidang peningkatan akademik peningkatan pendidikan dosen, pertukaran dosen dan kerjasama dalam bidang lain.

Nasrullah yang juga anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor ini, bersama sejumlah pengurus forum Rektor Indonesia melakukan lawatan ke sejumlah negara dan perguruan tinggi di Eropa dan Asia Timur. Dalam lawatan tersebut, Nasrullah juga bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Ulugbek Rozukulov, Rektor Taskent State University of Economics Uzbekistan Prof. Bakhodir Yu. Khodiev dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya.

Sebelumnya Teknokrat juga telah menjalin kerjasama dengan para pakar dari luar negeri seperti, Prof. Gultekin Altuntas dari Istambul University Turki. Lalu Prof. Dr. Erlane K. Ghani dan Dr. Kamaruzzaman Muhsmmad keduanya dari Universiti MARA Malaysia. Lalu dari Universitas of Zagreb Croasia Profesor Robert Mikac, Ph.D, dan perguruan tinggi di China. (W9).

Kemenag Lampung dan Universitas Teknokrat Jalin Kerjasama

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, menjalin kerjasama dengan Universitas Teknokrat Indonesia.

Penandatanganan Nota kesepahaman (memorandum of understanding) dilakukan, Senin (19/11/2018), di Gedung Rektorat Universitas Teknokrat Indonesia, ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Drs. H. Suhaili, M.Ag, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Kementerian Agama Provinsi Lampung, sebagai Pihak Kesatu. Dari Teknokrat dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Universitas Teknokrat Indonesia yang berkedudukan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Nomor 9-11 Labuhan Ratu Kedaton Bandar Lampung sebagai Pihak Kedua, selanjutnya disebut Para Pihak.

Nota kesepahaman antara Kantor Wilayah Kemenag Lampung dengan Universitas Teknokrat Indonesia tentang Pengembangan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi dalam Peningkatan Pelayanan Keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, tertuang dalam nomor. 309 tahun 2018.

Dalam MoU ini dijelaskan, bahwa para pihak adalah Lembaga Negara yang memiliki keterkaitan mandat atas tugas, fungsi dan wewenang, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mengimplementasikan perkembangan dan kemajuan teknologi dalam peningkatan pelayanan Keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung memiliki untuk memastikan pengelolaan satker dengan berpedoman pada salah satu tujuan demi mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparan, efektif, efisien, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut, maka dipandang perlu untuk melakukan Nota Kesepahaman antara Para Pihak tentang Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pelayanan Keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung,” kata Kakanwil Kemenag Lampung, Suhaili.

Dijelaskan, Nota Kesepahaman ini dimaksudkan untuk mewujudkan, mengembangkan pusat layanan dan kerjasama inovasi dan memperkuat manajemen berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam hal pengelolaan pelayanan Keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Nota kesepahaman ini bertujuan mendorong percepatan pelayanan keagamaan Kementerian Agama sebagaimana proyek perubahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dalam Diklat PIM II tahun 2018 dengan judul “Strategi Peningkatan Pelayanan Keagamaan Melalui Sistem Digitalisasi pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung”.

Dijelaskan, ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi, konsultasi dan pendampingan implementasi dalam menjalankan pengelolaan pelayanan keagamaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Peningkatan wawasan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui pendidikan dan pelatihan pengelolaan pelayanan keagamaan dan kegiatan-kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.

Nota kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini. Nota Kesepahaman ini dapat ditinjau dan diperpanjang atas kesepakatan para pihak.

Dalam kesempatan ini, Rektor Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA mengatakan, bahwa Teknokrat sudah lama menjalin hubungan dengan Kemenag Provinsi Lampung dalam hal peningkatan mutu Kurikulum dan dosen Pendidikan Agama.

“Kami menyambut baik pihak Kemenag untuk bekerjasama dengan Universitas Teknokrat Indonesia dalam Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Peran Teknologi dan Informasi,” kata Nasrullah.

Universitas Teknokrat Indonesia Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Universitas Padjajaran

Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen untuk menggapai visi sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing. Hal ini terbukti dengan langkah kongkrit Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Padjajaran (UNPAD). Kedua universitas sepakat untuk menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) yang diwakili oleh masing-masing Dekan di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya Unpad (12/4).

Penandatanganan MoA yang dihadiri oleh pejabat terkait dan 200 mahasiswa dari kedua universitas menekankan langkah praktis UTI-UNPAD dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan kemahasiswaan. Universitas Teknokrat Indonesia yang diwakili Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) UTI, Akhyar Rido, MA., Ph.D mengungkapkan rasa senang dan bangga setelah prosesi penandatanganan MOA usai. “UTI memiliki kesamaan visi dengan UNPAD dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dan kemahasiswaan” ujarnya.  

Pada saat pembukaan acara penandatanganan MoA, rombongan dosen dan mahasiswa FSIP Universitas Teknokrat Indonesia diterima dengan hangat oleh segenap jajaran Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran di auditorium setempat. Dekan  Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan MoA ini akan terjalin silaturahmi dan mutual relationship antara UTI dan UNPAD. “Mudah-mudahan akan ada banyak kegiatan nyata yang bisa dilakukan oleh kedua institusi untuk meningkatkan mutu dan daya saing” ujarnya.

Penandatangan kerjasama ini merupakan hasil rangkaian kegiatan kunjungan akademik dimana Program Studi Sastra Inggris FIB UNPAD ke Universitas Teknokrat Indonesia beberapa waktu lalu untuk melaksanakan workshop penulisan jurnal Internasional, penulisan buku ajar dan tinjauan kurikulum. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua fakultas, baik bagi tenaga pendidik maupun mahasiswa.

Universitas Teknokrat dan UKI Teken MoU Bidang Pengabdian Masyarakat

Universitas Teknokrat Indonesia menjalin kerjasama dengan Universitas Kristen Indonesia (UKI). Penandatangan nota kesepahaman kedua universitas ini dilakukan di Indoor Gelanggang Olahraga Mahasiswa Teknokrat, Jumat (21/9/2018).

Dari Universitas Teknokrat, naskah kerjasama diwakili oleh Wakil Rektor I Yeni Agus Nurhuda, S.Si, MCs, mewakili Rektor Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA. Sedangkan dari UKI diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Administrasi dan SDM, Bernadetha Naeak, MPd, PA, mewakili Rektor UKI Dr. Dhaniswara K.Harjono, SH, MH, MBA.

Penandatangan nota kesepahaman juga dihadiri Wakil Rektor III Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM dan sejumlah dekan dan dosen.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Yeni Agus merasa senang dan bangga mendapat kunjungan rombongan dari UKI. Universitas Teknokrat yang terbilang baru merasa terhormat dapat kunjungan rombongan UKI. Tapi, sebelum menjadi Universitas berdasarkan SK Kemenristek Dikti, Teknokrat masih sekolah tinggi. Selama menjadi sekokah tinggi sampai sekarang berubah Universitas, sejumlah prestasi baik tingkat regional, nasional bahkan internasional sudah diraih.

Lebih lanjut Agus Yeni mengatakan, dengan adanya kerjasama ini nantinya bisa saling mengisi antara Teknokrat dan UKI. Karenanya tidak hanya tri dharma perguruan tinggi bidang pengabdian saja yang dilakukan kerjasama. Tapi nantinya bisa berkesinambungan dalam bidang-bidang lain. Sehingga kedua universitas bisa saling mengisi.

“Kami masih sangat muda sekali. Dosen-dosennya juga masih muda. Sehingga dengan adanya kunjungan ini kami merasa terhormat. Karenanya dengan kunjungan ini kedepannya bisa saling mengisi,” kata Agus Yani.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Administrasi dan SDM UKI Bernadetha Naeak, MPd, PA, juga merasa senang bisa datang ke kampus Universitas Teknokrat. ApaIagi kedatangan rombongan mendapat sambutan yang luar biasa.

Bernadetha mengaku terkagum melihat kampus Teknokrat ada ‘Dinosaurus’. Rupanya Dinosaurus itu ada filosofisnya, yaitu ilmu yang tidak pernah ada akhirnya.

Lebih lanjut Bernadetha mengatakan, MoU bidang Tri Dharma perguruan tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat hendaknya tidak sampai cukup disini. Tapi nantinya ada kerjasama dalam bidang lainnya. Misalnya, di UKI unggul di Fakuktas Kedokteran, di Teknokrat unggul bidang IT maka kedua universitas bisa saling mengisi.

Dia juga nerharap kedua Universitas bisa melakukan pelayanan yang terbaik bidang pendidikan. Bernadetha juga mengharapkan kedua universitad ini dapat mewujudkan kerjasama ini sehingga kita dapat mewujudkan pelayanan yang terbaik.

Usai melakukan penandatangan MoU, rombongan UKI yang juga diikuti mahasiswa melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi di kampus Teknokrat. Sedangkan dari mahasiswa juga langsung menjalin komunikasi dengan UKM Kristen untuk saling tukar pengalaman UKM UKI dan dan UKM Kristen dan Katholik Teknokrat. (W9-jam)

Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerjasama Dengan University Of Zagreb Kroasia

Berkat dukungan dari Duta Besar Indonesia untuk Kroasia. Sjachroedin ZP, Forum Rektor Kroasia yang tergabung dalam Croation Council of University berkunjung ke Universitas Teknokrat Indonesia,  kemarin.  Dalam kunjungan tersebut, Teknokrat menjajaki peluang kerja sama dengan kampus ternama di Kroasia. Dua perwakilan Croation Council of University ialah Vladimir Bermanec dan Andelka Plenkovic Moraj dari University of Zagreb. Keduanya menyampaikan kuliah umum mengenai sejarah Kroasia berikut hubungannya dengan Indonesia. Dalam pemaparannya, Vladimir meminta mahasiswa untuk memilki pengetahuan interdisiplin ilmu dan rasa ingin tahu yang besar. Ia juga mengapresiasi kehangatan dan keramahan seluruh sivitas akademika dalam penyambutan. “Tank  you for making me proud,” ujar Vladimir.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf mengatakan kuliah umum tersebut bertema “Enhancing Quality of Higher Education through International  Collaboration’. Ia mengapresiasi upaya Duta Besar Indonesia untuk Kroasia, Sjachroedin ZP.

“Saya bersyukur mantan gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang kini menjadi duta besar,  memberi perhatian besar bagi Lampung, termasuk bagi Teknokrat,” kata Nasrullah. Kunjungan tersebut akan dimanfaatkan  untuk menjajaki kerjasama program International Student, pertukaran dosen, dan kerja sama penelitian. “Untuk pengembangan keilmuan, Teknokrat dan Zagreb akan mengembangkan kerja sama bidang yang diunggulkan seperti Teknik Elektro dan Ekonomi Bisnis. Dua Universitas sama-sama memiliki jurusan tersebut,” kata Nasrullah.

Kuliah Umum turut dihadiri Kepala BPSDM Lampung Fahrizal Darminto. Menurut Fahrizal, Kunjungan tersebut sangat positif bagi pendidikan Lampung. “Semoga Lampung termasuk Teknokrat, bisa memanfaatkan kerja sama dengan Kroasia ini, ’ujarnya.