Mahasiswa STBA Teknokrat Praktik Tour Guide Bahasa Inggris Melalui Field Trip
en id
Tuesday, 19 March 2019

Latest News

Mahasiswa STBA Teknokrat Praktik Tour Guide Bahasa Inggris Melalui Field Trip

STBA Teknokrat kembali menyelenggarakan program kuliah kerja lapangan (KKL) untuk kesekian kalinya. Kegiatan yang merupakan agenda tahunan STBA Teknokrat ini memilih Jakarta, Bandung dan Jogjakarta sebagai kota tujuan. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan potensi wisata di luar daerah Lampung serta memperoleh wawasan dan jiwa kewirausahaan industri kreatif yang mungkin bisa diterapkan mahasiswa di Lampung.  Kegiatan ini juga  merupakan bagian dari mata kuliah speaking yang berfokus pada praktik tour guide.  Hasil dari kegiatan ini dipresentasikan sebagai bahan ujian tengah semester.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa sejak awal, selama, hingga selesai kegiatan harus mendokumentasikan dan merangkum semua kegiatan yang sedang berlangsung on the spot, menjelaskan, sejarah, manajemen, dan potensi wisata dan bisnis masing-masing tempat. Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari, 23 – 29 Maret 2014, ini memiliki agenda yang cukup padat.  Hari pertama, keberangkatan, mahasiswa STBA Teknokrat dilepas langung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.  Dalam sambutannya, beliau menyampaikan “mahasiswa Teknokrat harus memiliki semangat juang yang tinggi, tidak mengeluh serta spirit juara sesuai dengan slogan Teknokrat “Sang Juara”.

Di hari kedua mahasiwa berkunjung ke kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Kota Tua.  Selanjutnya mahasiswa bertolah ke Bumi Parahiyangan, Bandung.   destinasi yang dituju adalah Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu untuk praktik tour guide.  Selanjutnya mahasiwa berkunjung ke  Pabrik kaos ternama C59 untuk memperoleh wawasan dan jiwa kewirausahaan.   Trans Studio Bandung, dan Cihampleas Walk adalah tujuan terakhir mahasiswa untuk bermain dan bersenang-senang sambil belajar sebelum berangkat ke Jogjakarta.  Di kota Gudeg ini, mahasiswa kembali dibangun jiwa kewirausahaannya dengan memperoleh motivasi langsung dari pemilik “waroeng SS” yang sangat terkenal di Jogjakarta sekaligus memperoleh kesempatan untuk makan di warung yang beromzet 15 milyar per bulan tersebut.  Selanjutnya mahasiswa kembali praktik tour guide dengan mengunjungi Candi Fenomenal  Indonesia, yaitu candi Borobudur dan Prambanan.  Sebelum kembali pulang ke Lampung, mahasiswa diberi kesempatan berwisata belanja di kawasan Malioboro.

 

Salah satu mahasiswa peserta KKL menyampaikan kesannya “saya sangat terkesan dengan program ini karena memperoleh dua hal sekaligus, yakni praktik tour guide dalam bahasa Inggris dan memperoleh wawasan dan motivasi kewirausahaan dari praktisinya langsung.  Disamping itu, kegiatan ini juga membangun kebersamaan dan kekeluargaan di kalangan mahasiswa angkatan 2013.  Koordinator program sekaligus Ketua Program Studi Sastra Inggris, Budiawan M.Hum, mengungkapkan “kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa untuk membuka wawasan pariwisata sekaligus praktik tour guide langsung on the spot.  Di samping itu, mereka belajar kewirausahaan dengan berkunjung dan melihat lansung ke industri kreatif”, pungkasnya.

Go to Top