Mahasiswa Teknokrat Ciptakan Aplikasi Pencari Kerja “Go Work” Dipatenkan oleh HAKI
en id
Friday, 14 December 2018

Latest News

Mahasiswa Teknokrat Ciptakan Aplikasi Pencari Kerja “Go Work” Dipatenkan oleh HAKI

Pengangguran saat ini menjadi masalah yang cukup memprihatinkan di Indonesia. Padahal era digital seperti saat ini memberikan banyak peluang kesempatan kerja. Atas dasar tersebut, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Sela Rosalina, terpanggil hatinya untuk membuat aplikasi yang memudahkan para tunakarya atau penganggur untuk mendapatkan pekerjaan. Sela memberi nana aplikasi tersebut “Go Work”.

Hasil karya mahasiswa Teknokrat ini dipatenkan HAKI dalam sertifikat Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, melalui Dirjen Kekayaan Intelektual Dr. Freddy Harris, SH, LL.M, ACCS, nomor dan tanggal EC00201851825, 29 Oktober 2018.

Menurut Sela, ide itu berawal dari minimnya informasi terkait lowongan pekerjaan di Disnakertrans Lampung. Ia pun mencoba merancang aplikasi pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi-informasi pogram yang ada di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta informasi lowongan pekerjaan yang sesuai dengan skill.

“Dengan aplikasi ini mudah-mudahan masyarakat terutama para tunakarya dapat memperoleh informasi dengan mudah seputar lowongan kerja maupun program-program yang ada di Dinaskertras Lampung,” ujar mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) itu.

Sela menegaskan, bahwa karya tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukannya untuk skripsi. Ia mengatakan bahwa karya tersebut akan terus dikembangkan sehingga menjadi aplikasi yang tepat guna.

Aplikasi buatan Sela kian menambah daftar kreativitas dan inovasi teknologi yang diciptakan oleh mahasiswa Teknokrat. Dekan FTIK Yeni Agus Nurhuda, S.Si., M.Cs. mengatakan, pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk melakukan riset-riset yang dapat berguna bagi masyarakat.

“Kampus sangat mendorong baik dosen maupun mahasiswa untuk melakukan riset-riset yang inovatif. Terutama untuk mahasiswa, kami arahkan mahasiswa membuat penelitian skripsi yang berkualitas,” tutur Dekan.

Saat ini Teknokrat sedang gencar untuk mendaftarkan karya mahasiswa dan dosen ke Dirjen HAKI untuk mendapatkan surat pencatatan Hak Cipta atau produk. Karya Sela ini juga telah mendapatkan sertifikat dengan nomor 000122481 tertanggal 29 Oktober 2018.

Semoga karya mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi para pencari kerja, harapan dari Dr. Nasrullah Yusuf, SE, MBA. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia .(W9)

Go to Top