KRTI Ditutup, Kemenristek Dikti Beri Nilai Sangat Excellent Tuan Rumah Teknokrat
en id
Friday, 14 December 2018

Latest News

KRTI Ditutup, Kemenristek Dikti Beri Nilai Sangat Excellent Tuan Rumah Teknokrat

Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) tahun 2018, dengan tuan rumah Universitas Teknokrat Indonesia, Kamis (8/11/2018) malam, ditutup di Indoor Gelanggang mahasiswa kampus setempat.

Penutupan KRTI dilakukan Kasubdit Penalaran dan Kreatifitas Kemenristek Dikti Dr. Misbah Fikrianto, MM, dihadiri Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, Gubernur diwakili oleh Ir. Mulyadi Irsan Kepala Balitbangda Lampung, Ketua Dewan Juri Dr. Joko Saryadi dan undangan lainnya.

Kemenristek Dikti melalui Kasubdit Penalaran dan Kreatifitas Misbah Fikrianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa KRTI dengan tuan rumah Teknokrat sangat excellent atau sangat bagus.

Tiga indikator kegiatan dilaksanakan sesuai waktu atau jadwal yang sudah ditetapkan. Sumberdaya, fasilitas dan SDM panitia sangat sempurna. Jumlah pesertanya meningkat dan terbaik.

Sementara itu, Nasrullah Yusuf mengucapkan banyak terimakasih kepada Menristek Dikti dan jajarannya terutama Dr. Misbah Fikrianto yang dari awal sudah terlibat aktif pada kegiatan KRTI. L2PT Wilayah II Sumbagsel, Gubernur Lampung, para juri, pembimbing peserta dan pihak-pihak lain yang telah mensukseskan KRTI.

Nasrullah terharu melihat semangat dan perjuangan peserta KRTI. Dimana sudah susah payah berjuang bisa bertanding, ternyata pesawatnya ada yang gagal terbang. Tapi, semua itu tidak menghilangkan semangat peserta.

Dengan penguasaan Teknologi ini mahasiswa semakin percaya diri. Tapi harus tetap semangat belajar, hormat orang tua, dosen. Tapi, tetap harus berkarakter dan berakhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Nasrullah juga mengucapkan selamat kepada yang juara. Dan yang belum ada kesempatan juara hendaknya tetap lapang dada terus belajar. Panitia lokal Teknokrat juga akan melakukan evaluasi dan belajar untuk yang lebih baik.

Gubernur diwakili oleh Kepala Balitbangda Lampung Mulyadi Irsan, mengatakan, KRTI menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa untuk perang terhadap teknologi. Mulyadi miris indek teknologi Indonesia masih rendah. Begitu juga Lampung indek teknologi juga rendah.

Mulyadi melanjutkan, bahwa kemandirian teknologi harus ditingkatkan karena bisa mempercepat pembangunan. Gubernur sangat mengapresiasi Universitas Teknokrat yang sudah sukses sebagai tuan rumah KRTI.

Tema KRTI 2018 yang diselenggarakan Kemenristek Dikti ini “Menuju kemandirian teknologi wahana terbang tanpa awak”. Peserta yang mengikuti KRTI berjumlah 38 Perguruan Tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Terdiri 84 tim dengan jumlah peserta 252 mahasiswa dan 84 pembimbing.

Empat devisi perlombaan yaitu, VToL, Fixed Wing, Racing Plane dan Technologi Developmen. Peserta yang nanti mengikuti kontes sudah lolos seleksi melalui beberapa tahapan. Tim langsung dibentuk oleh Kemenristek Dikti terdiri dari berbagai perguruan tinggi yang ahli dalam bidangnya. (W9)

Go to Top