Melalui Olahraga, Universitas Teknokrat Bangun Generasi Muda Cinta Tanah Air
en id
Saturday, 17 November 2018

Latest News

Melalui Olahraga, Universitas Teknokrat Bangun Generasi Muda Cinta Tanah Air

Krisis cinta tanah air saat ini menjadi salah satu pekerjaan rumah bersama, untuk generasi muda era milenial. Timbulnya perpecahan menjadi salah satu penyebab hilangnya jati diri pemuda yang cinta tanah air.

Oleh sebab itu, peranan kampus melibatkan pemuda milenial menjadi trobosan besar dalam membentuk generasi yang cinta tanah air. Mengakomodir kegelisahan pemuda yang minim dengan pengetahuan menjadi dasar utama peranan universitas menghasilkan pemuda yang memiliki prestasi dan cinta tanah air melalui kegiatan yang positif seperti memberikan pelatihan, seminar kebangsaan atau bisa juga melalui event olahraga.

Untuk itu, Kampus Universitas Teknokrat Indonesia memfasilitiasi pemuda-pemudi dengan menggelar Kompetisi Futsal Pemuda Teknokrat 2018 yang bertajuk memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018. Berikan aku 1000 orang tua niscaya akan ku pindahkan semeru, tapi berikan aku sepuluh pemuda yang cinta tanah air niscaya akan ku guncang dunia. Kata-kata itu yang menjadi dasar berdirinya Kompetisi ini.

Kompetisi yang sudah dimulai dari tahun 2015 ini membuktikan kosistensi dan keseriusan Universitas Teknokrat Indonesia dalam membentuk generasi muda era melenial. Di tahun 2018 ini terdaftar ada 64 tim putra dan 16 tim putri yang telah mendaftar dalam kompetisi yang dihelat dari tanggal 27 Oktober 2018 – 2 November 2018.

Pada upacara pembukaan 27 Oktober 2018, Ketua Yayasan Teknokrat Dr. Mahatir Muhammad, SE, MM, mengatakan, Kompetisi Futsal Pemuda Teknokrat ini merupakan bagian kecil dari kepedulian Universitas Teknokrat Indonesia dalam memfasilitasi pemuda khususnya di Provinsi Lampung. Pemuda Lampung sangat kreatif dan cerdas. Untuk itu, butuh wadah untuk mengapresisinya agar pemuda nantinya menjadi pemuda yang cinta tanah air. Tujuannya kompetisi ini adalah agar pemuda mampu memiliki mental bertanding yang baik, semangat berjuang dan pentingnya kerjasama tim, dan capain yang lebih besar kelak mampu bahu membahu untuk membangun Indonesia.

Ketua Pelaksana Kompetisi Futsal Pemuda Teknokrat 2018 Imam Hanifudin mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Akuntasi mengatakan, Kompetisi ini ajang tahunan yang bertujuan untuk mencari pemain muda berbakat sekaligus menumbuhkan semangat berjuang sejak dini. Dihari ketiga perhelatan Kompetisi Futsal Pemuda terlihat animo siswa-siswi sekolah sangat besar dimana setiap harinya ada ratusan suporter hadir memadati indoor Gelanggang Olahraga Mahasiswa kampus Teknokrat untuk mendukung sekolah kesayangannya.

Heri Setiawan, salah satu siswa SMK Satu Nusa 3 yang juga peserta kompetisi futsal pemuda teknokrat mengatakan, kompetesi yang diadakan Universitas Teknokrat Indonesia adalah ajang yang sangat ditunggu-tunggu oleh sekolah-sekolah dimana kompetisi yang disiapkan secara profesional serta event yang sangat bergengsi di Provinsi Lampung. Untuk itu, kami tidak mau ketinggalan untuk mengikuti Kompetisi ini.

Kompetisi futsal pemuda teknokrat memperebutkan piala bergilir Rektor Universitas Teknokrat, piala tetap 1 2 3, pemain terbaik dan pencetak goal terbanyak, tidak kalah juga akan diberikan penghargaan untuk suporter terbaik yang mendukung timnya secara kreatif, inovatif dan tertib. (W9)

Go to Top