Tingkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris, Teknokrat Gelar Seminar Siswa SLTA dan Guru
en id
Sunday, 25 February 2018

Latest News

Tingkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris, Teknokrat Gelar Seminar Siswa SLTA dan Guru

Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan generasi milenial. Sebagian besar waktu mereka dihabiskan untuk berselancar di dunia maya. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi siapa saja yang berhasil memanfaatkannya. Tak terkecuali bagi dunia pendidikan, era digital menjadi tantangan baik bagi siswa maupun guru.

Berkaitan dengan hal tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menggelar seminar Bahasa dan Pendidikan bagi pelajar SMA/SMK/MA/MK se-Provinsi Lampung pada Sabtu, (3/2/2018). Kegiatan tersebut mengusung tema “Empowering Young Generation Through Digital Literacy.” Kegiatan yang dihelat di Gelanggang Mahasiswa ini diikuti oleh 695 siswa dan 69 guru dari 69 sekolah.

Ketua Pelaksana, Aliafiadita Nindyarini Wirawan mengatakan, sebagaimana tema, seminar diadakan untuk mempersiapkan gerasi muda agar mampu menghadapi masa depan terutama dalam hal penguasaan Bahasa Inggris.

“Saat ini kan eranya sosial media. Kita ingin mendorong pelajar dapat belajar Bahasa Inggris melalui teknologi digital. Penguasaan Bahasa Inggris sangat penting terlebih saat ini kita sudah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” tutur mahasiswa Program Studi Sastra Inggris tersebut.

Sementara itu Plt Wakil Rektor II Universitas Teknokrat Indonesia Dewi Sukmasari, SE, MSA, CA.Ak mengatakan, saat ini aktivitas manusia terutama generasi muda tak pernah luput dari yang namanya media digital. Oleh karena itu, Dewi mengajak kepada generasi muda untuk dapat menggunakan media digital untuk hal-hal yang bermanfaat dan untuk kepentingan mencapai prestasi.

“Adanya smartphone, sosial media, dan teknologi digital lainnya seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan yang positif. Mari kita gunakan HP kita untuk belajar dan berprestasi,” ajak Dewi dalam sambutannya.

Seminar menghadirkan dua pembicara yakni seorang native dari Amerika Christian Todd William, MA dan pakar linguistik Suprayogi, M.Hum.

Pembicara pertama Chistian menyampaikan materi dengan judul “The Importance of English.” Dalam paparannya, Christian menyampaikan betapa pentingnya kemampuan Bahasa Inggris bagi generasi milenial.

“Bahasa Inggris adalah kunci untuk memasuki dunia. Dengan kemampuan Bahasa Inggris, Anda dapat mudah masuk dunia kerja, termasuk bekerja di luar negeri. Selain itu, kita dapat mengakses informasi dan memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan orang luar negeri,” tutur Christian di hadapan peserta seminar.

Tak berbeda jauh dengan Christian, pembicara kedua, Suprayogi, M.Hum juga berbicara tentang pentingnya Bahasa Inggris. Namun master lulusan Universitas Indonesia tersebut lebih menekankan pada manfaat Bahasa Inggris untuk pembelajaran.

Sebagaimana judul yang diusung yakni “The benefit of digital literacy in millennial Era,” Suprayogi memaparkan tentang cara-cara yang dapat dilakukan generasi milenial dalam belajar Bahasa Inggris melalui media digital. Menurutnya, siswa dan guru dapat belajar Bahasa Inggris melalui media digital termasuk media sosial.

“Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat menguntungkan bagi pendidikan. Kita dapat belajar lebih optimal dengan bantuan media sosial. Tak hanya bagi siswa. Guru juga dapat memanfaatkan media dalam mengajarkan Bahasa Inggris,” tutur Suprayogi.

Kegiatan Seminar Bahasa dan Pendidikan ini merupakan satu rangkaian kegiatan Teknokrat Festival 2018. Selain penyampaian materi, seminar juga dimeriahkan penampilan broadcasting dan story telling dari anggota UKM TEC.

Go to Top