Teknokrat Yudisium 454 Mahasiswa
en id
Sunday, 20 January 2019

Latest News

Teknokrat Yudisium 454 Mahasiswa

BANDARLAMPUNG- Sebanyak 454 mahasiswa Perguruan Tinggi Teknokrat kembali dikukuhkan dalam yudisium periode III di aula gedung A kampus setempat kemaren (22/12). Ke- 454 mahasiswa tersebut dinyatakan lulus dan berhak menyanding gelar akademik ahli madya maupun sarjana menyusul ke-395 mahasiswa lainnya yang telah diyudisium dalam dua periode sebelumnya, sebelum diwisuda besok (23/12)

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Yayasan dan Jajaran Civitas Akdemika Teknokrat ini, ada 129 mahasiswa Teknik Infomasi, 178 mahasiswa Sistem Infomasi, 33 mahasiswa Komputerisasi Akuntasni, 11 Teknik Komputer, 42 mahasisswa Sastra Inggris dan 4 mahasiswa Sastra Jepang yang dikukuhkan.

Perguruan Tinggi Teknokrat Dr.HM. Nasrullah Yusuf, S.E.,M.B.A. Berharap para lulusan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja, dan mencapai visi Perguruan Tinggi Teknokrat yakni mencetak IuIusan cerdas dan berkarakter,

“jangan hanya mampu meraih gelar sarjana. Baktikan ilmu dan pengetahuan itu dalam masyarakat. Selain prestasi akademik, karakter ahlak menentukan keberhasilan seseorang dalam hidupnya,” pesan Nasrullah.

Sebagai kaum intelektual,lulusan diharapkan dapat menjadi penggerak perubahan dalam masyarakat. “Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman akademik,lulusan harus dapat mengambil keputusan berdasarkan kajian fakta dan data,” katanya

Dia pun turut mengatakan kordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis) kini memberlakukan aturan tentang yudisium. Dimana seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) yang hendak menyelenggarakan yudisisum harus melaporkan seluruh mahasiswa ke kopertis paling lambat 15 hari sebelum pelaksanaan yudisium.

“Kopertislah yang mengkaji laporan tersebut dan menyamakan data calon  peserta yudisium dengan data yang ada dipangkalan data. Sehingga Kopertislah yang menentukan mahasiswa dapat diyudisium. Ini juga sebagai bukti bahwa Teknokrat bukanlah PTS abal-abal,” tegas dia.

Senada disampaikan Ketua Yayasan Teknokrat Dr. (can) Hi. Mahathir Muhammad, S.E.,M.M Menurutnya, Teknokrat berkomitmen agar para mahasiswa maupun lulusan dapat bersaing secara regional hingga internasional. Bukan hanya dalam rangka menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), namun juga penguatan jati diri Teknokrat sebagai PTS yang layak disertakan dengan perguruan tinggi lainnya.

  

“Banyak upaya yang senantiasa kita maksimalkan dan terus kita genjot baik dalam akademik maupun non akademik. Kita upayakan lulusan ini tidak hanya mampu berkerja, tetapi juga mampu membangun karakter mereka agar menjadi orang yang berahlak. Bukan hanya sekedar punya IPK bagus dan kemampuan yang mumpuni, namun  ditekankan pada mahasiswa maupun lulusannya,” terangnya.

Dia juga berpesan agar mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi yang dimiliki sesuai bidang keilmuan. Yakni dengan terus mematangkan hardskill maupun softskill melalui penguasaan bahasa asing dan Teknologi. Sebab, penguasaan dua hal itu menjadi modal utama untuk bersaing dipasar bebas. 

 

Go to Top