Robot Teknokrat Juara Se-Sumatera serta Juara Inovasi Terbaik
en id
Sunday, 21 April 2019

Latest News

Robot Teknokrat Juara Se-Sumatera serta Juara Inovasi Terbaik

Perguruan Tinggi Teknokrat kembali menoreh prestasi. Untuk kesekian kali, robot soccer Teknokrat menjadi juara I dan robot seni menyabet juara II tingkat regional Sumatera. Kemenangan tersebut diraih tim robot Teknokrat pada Kontes Robot Indonesia 2015 Regional I yang diselenggarakan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia di Gor Jakabaring, Palembang pada 21-23 Mei.

Ketua pembimbing tim robot Teknokrat, Y Agus Nurhuda, mengatakan robot soccer mengikuti kompetisi penuh seperti pertandingan sepak bola umumnya. Sejak awal, robot soccer Teknokrat sudah juara grup sehingga otomatis masuk semifinal. Pada babak final, robot soccer Teknokrat bertanding dengan robot dari Politeknik Negeri Batam. Dalam durasi waktu 2 x 10 menit, robot soccer Teknokrat berhasil menundukkan Batam dengan skor 1-0. “Pada babak final, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling serang,” kata Agus. Dalam pertandingan, setiap tim menerjunkan 3 robot, 1 di antaranya sebagai kiper dan 2 lainnya sebagai penyerang.

Robot seni Indonesia Teknokrat juga berhasil menampilkan atraksi memukau. Sebanyak dua robot, Arjuna dan Cakil, berlenggak-lenggok mengikuti irama musik. Robot seni menarikan bambangan cakil, tarian klasik asal Jawa Tengah. Robot humanoid tersebut bergerak lembut dan mengenakan kostum pewayangan. Dalam kontes robot seni Indonesia tersebut, robot Arjuna berjoget lebih dulu hingga titik yang ditentukan panitia. Setelah itu, robot kedua, Cakil, mulai menari sementara robot Arjuna kembali diam.

 

Juara Inovasi Terbaik

Tim robot Teknokrat juga menyandang predikat juara inovasi terbaik dalam kontes bergengsi itu. Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat HM Nasrullah Yusuf mengatakan robotnya berhasil menyandang predikat tersebut karena dinilai memiliki inovasi. “ Gerakan robot seni lebih smooth, sedangkan yang lain masih patah-patah,” kata Nasrullah. Inovasi lainnya adalah gerakan robot soccer Teknokrat yang mampu menendang ke depan, ke samping, dan ke belakang, sementara robot lain hanya mampu menendang ke depan. Nasrullah mengatakan tahun ini robot Teknokrat menggunakan teknologi yang lebih canggih. “Prosesor dan motor penggeraknya mampu mengangkat beban hingga puluhan kilogram,” kata dia. Seluruh robot tersebut dibuat oleh mahasiswa Teknokrat, mulai dari pencetakan rangka, desain, hingga pengoperasian.

Kini, tim robot soccer Krakatau 5.3 dan tim robot seni Krakatau 5.5 mempersiapkan diri mengikuti Kontes Robot Indonesia tingkat nasional di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 11-14 Juni.(S1)

 

Go to Top