Ungguli PTN, Teknokrat Juara Dua Robot Nasional
en id
Saturday, 17 November 2018

Latest News

Ungguli PTN, Teknokrat Juara Dua Robot Nasional

Kini saatnya mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Bersaing dengan PTN Favorit.

Mahasiswa Perguruan Tinggi Teknokrat kembali membuktikan kemampuannya dibidang teknologi robotik. Tim robot Teknokrat, Krakatau X-4, berhasil menyabet juara kedua pada divisi Vertical take off landing (VTOL) kelas Water based  fire extinguisher (WBFE) Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2015 yang dilaksanakan di Lapangan Gading, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, 17-20 September. Kompetisi diikuti 71 peserta dari 29 perguruan tinggi.

Menyabet juara kedua dikelas (WBFE), tim yang digawangi Ilham Al Aziz, Gilang Febrianto, M. Noor Azwan, dan Zakaria itu berhasil mengalahkan pergurusn tinggi negeri (PTN) ternama, yaitu Institut Sepuluh November yang harus puas menjadi juara ketiga, dan Universitas Indonesia yang menjadi juara keempat. Sementara juara pertama draih Universitas Telkom.

Pembimbing Tim Krakatau X-4, Jaka Persada Sembiring menjelaskan robot terbang Teknokrat mendapat tantangan mematikan tiga titik api yang sudah tersebar dilahan seluas 50x50 meter secara acak, dengan cepat. " Robot terbang Krakatau X-4 terbang dari posisi homebased dengan hanya menekan satu tombol di perangkat remote. setelah terbang stabil robot harus mendeteksi titik api dan memadamkanya," kata jaka, di kampus setempat, jum'at (25/9). Misi diakhiri dengan pendaratan otomatis tepat dititik home.

Anggota Tim Krakatau X-4, Ilham, mengatakan robot terbang tersebut menggunakan sistem kendali Pixhawk PX 4 yang dikombinasikan dengan mini PC. Robot dirancang melakukan penjelajahan udara dengan menggunakan sistem navigasi tanpa awak, unmanned aerial vehicle (UAV). "Robot dilengkapi dengan sensor dan kamera sehingga dapat melakukan tugas-tugas khusus, diantaranya foto dan vidio udara," kata Ilham. Tim Krakatau X-4 mempersiapkan diri secara intensif selama dua bulan.

 

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknokrat Mahathir Muhammad mengatakan keikutsertaan pada KRTI 2015 diharapkan mampu mendorong peningkatan kreativitas dan prestasi. menurut dia, kini saatnya mahasiswa perguruan tinggi swasta bersaing denga PTN favorit. "melalui prestasi, kida dapat menunjukan kualitas dan kemampuan yang setara dengan PTN Favorit di Jawa," kata Mahathir.

Penerapan ilmu selama perkuliahan dalam produk robot, diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi kemajuan teknologi di Lampung. "selama ini Lampung masih dipandang sebelah mata terkait kemampuan penciptaan teknologinya," kata Mahathir. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan inovasi dan prestasi mahasiswa untuk kemajuan daerah.

Go to Top