Teknokrat Gelorakan Semangat 1.334 Mahasiswa Baru
en id
Monday, 22 October 2018

Latest News

Teknokrat Gelorakan Semangat 1.334 Mahasiswa Baru

Perguruan Tinggi Teknokrat memanfaatkan Propti sebagai kesempatan menggelorakan semangat belajar mahasiswa baru menuju pencapaian prestasi. Program orientasi pendidikan tinggi (Propti) merupakan tahap awal baru mahasiswa baru mengenal kampus dan seluruh sistemnya. Perguruan Tinggi Teknokrat menfaatkan Propti sebagai kesempatan menggelorakan semangat belajar mahasiswa baru menuju pencapaian prestasi.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknokrat Mahatir Muhammad megucapkan selamat dating bagi 1.334 mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016. “selamat bergabung di kampus yang berjulukan sang juara, dengan akreditasi A dan B,” kata Mahatir, di sela-sela Propti di kampus setempat, Kamis (17/9).

Ia memaparkan kampus yang berkualitas dapat diukur melalui pemenuhan standar, di antaranya akreditasi program studi dan prestasi mahasiswa. Jurusan komputerisasi Akuntansi Teknokrat yang meraih akreditasi A se-Indonesia.

Menurut Mahatir, setiap kampus memilik cara dan standar berbeda dalam memberikan nilai bagi mahasiswanya. Agar nilai dan kemampuan mahasiswa di suatu kampus dapat diakui secara nasional maupun internasional, pembuktiannya melalui prestasi dalam berbagai kompetensi.

“beberapa prestasi mahasiswa Teknokrat tahun ini yaitu juara robotik nasioanl dan meraih medali perak dalam 4th Bali Internasional Choir Festival pada kategori Pop & Jaz,”” kata Mahatir. Paparan prestasi tersebut bertujuan merangsang dan menggelorakan mahasiswa baru kecerdasan untuk mencapai prestasi.

Menurut dia, kelengkapan fasilitas dan prolehan akreditasi yang memuaskan harus disempurnakan dengan prestasi mahasiswanya “Sia-sia saja, jika fasilitas dan akreditasi yang disandang tapi tidak diberi pengaruh pada prestasi mahasiswanya,” ujarnya.

Selain pemaparan prestasi yang sedang merapungkan studi doktornya itu juga menceritakan perjuangan seorang anak dari keluarga sederhana dalam menggapai kesuksesan. Mahathir mengisahkan seorang pemuda bernama Nasrullah Yusuf, terpaksa putus sekolah selama beberapa tahun karena keterbatasan biaya orang tuanya. Berkat semangat dan tekad yang kuat, Nasrullah bekerja keras hingga akhirnya dapat kuliah dan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

“Anak dari keluarga sederhana yang sempat putus sekolah itulah yang mendirikan Perguruan Tinggi Teknokrat itu,” kata Mahathir.

Ia mengajak seluruh mahasiswa menjadikan kisah perjuangan ketua Perguruan Tinggi Teknokrat Nasrullah Yusuf sebagai inspirasi dan mendorong semangat belajar hingga meraih kesuksesan kelak.

Pada hari pertama Propti Teknokrat menghadirkan dua pemateri yaitu Ketua Apindo Lampung Yusuf Kohar dan Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong. (s1)

Go to Top