Mahasiswa Baru TEKNOKRAT harus Berprestasi
en id
Saturday, 17 November 2018

Mahasiswa Baru TEKNOKRAT harus Berprestasi

Bandarlampung-Mahasiswa baru (Maba) Perguruan Tinggi Teknokrat Bandarlampung mengikuti kegiatan orientasi perguruan tinggi (propti) dikampus setempat kemarin. Maba yang ikut sebanyak 384 orang. Terdiri dari Maba Sistem Infromasi 144 orang; Teknik Informatika 127 orang; Sastra Inggris 33 orang; Komputerisasi Akuntansi 34 orang; Manajemen Informatika 26 orang dan teknik komputer 20 orang.

Ketua Yayasan Teknokrat Dr.(can) Hi.Mahathir Muhammad,SE.,MM. menjelaskan, propti tersebut dianggap penting bagi maba. Sebab melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan bahwa pendidikan di perguruan tinggi merupakan hal penting. "Mahasiswa baru ini tidak boleh malu dan minder dengan perguruan tinggi negeri. Mereka harus menunjukkan meski berkuliah di perguruan tinggi swasta, tetapi mampu berprestasi," ujarnya.

 

 Sebagai perguruan tinggi swasta satu-satunya di Provinsi Lampung yang semua program studi (prodi)nya berakreditasi A dan B, ia mengingatkan perguruan tinggi terutama swasta harus menjaga kualitas dengan seluruh prodi berakreditasi, tidak jual beli nilai dan ijasah. Karena menurutnya terdapat keterkaitan antara kualitas dan mutu pendidikan dengan profit yang diterima oleh perguruan tinggi.

 "Jika perguruan tinggi swasta ingin mendapatkan profit, alangkah baiknya dapat berjuang untuk mendapatkan akreditasi A dan B, mahasiswanya berprestasi anti jual beli nilai dan ijasah. Karena kita tidak bisa menyalahkan siapapun termasuk pemerintah karena tidak akan memberikan solusi. Seharusnya solusi dari pemerintah terdapat standar begitupun internasional dan ini tugas kita untuk berjuang" ungkapnya.

 Menurut dia adanya akreditasi pun harus dapat berdampak pada mahasiswa, sehingga mahasiswa harus merasakan dengan adanya prestasi. Terlebih mahasiswa yang masuk di perguruan tinggi swasta yang ada di perguruan tinggi negeri baik lokal maupun nasional. "Alangkah sayangnya jika mahasiswa yang memiliki keinginan maju namun tidak  didukung dengan proses pendidikan yang baik. Sehingga perguruan tinggi swasta harus memiliki perann bagaimana mampu menghasilkan lulusan yang dapt bersaing dan tidak kalah berkualitas dengan mahasiswa di perguruan tinggi negeri," lanjutnya.

 

Sebanyak 60 persen perguruan tinggi di Indonesia di dominasi oleh perguruan tinggi swasta. Sehingga perguruan tinggi swasta di Lampung harus memiliki semangat dan idealis yang sama. "Satu-satu jalan ialah kerja keras dan disiplin," tegasnya.

Menurutnya dosen harus berkualitas, tidak hanya mengajar juga dalam mendidik, serta pendidikan karakter terhadap mahasiswa."Komitmen kami bagaimana kampus Teknokrat dapat menghasilkan generasi yang tidak kalah dengan yang lain. Kita tidak akan mengkritik pemerintah sebelum kami mampu mengkritik diri sendiri. Dengan menghasilkan mahasiswa yang berprestasi, siap kerja dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," jelasnya. (yun/p7/c1/eka).

 

Last Updated ( Wednesday, 05 August 2015 09:00 )

 

Go to Top